Menurutnya, kondisi operasional pembangkit harus dapat ditingkatkan, dapat direspon dengan cepat, sehingga terjadi peningkatan keandalan dan efisiensi unit.
Baca Juga: Sepanjang 2023, Terobosan Teknologi Co-Firing PLN Mampu Tekan 1,05 Juta Ton CO2 Emisi Karbon
Rully mengungkapkan, penerapan digitalisasi pembangkit ini telah dimulai PLN NP sejak 2017, sebagai upaya meningkatkan keandalan, efisiensi, dan daya saing pembangkit PLN Nusantara Power.
“Teknologi ini menjadikan unit pembangkit lebih andal dalam menghadirkan listrik berkualitas bagi pelanggan dan juga masyarakat Indonesia" terangnya, Kamis (4/1/2024).
PLN NP sendiri menjadi pionir dalam digitalisasi unit pembangkit di Indonesia melalui penerapan ICORE (yang dahulu bernama REMDOC) sejak 2016.
Baca Juga: Kaleidoskop 2023: Makin Banyak Peminat, Penggunaan REC PLN Meningkat 75%
Saat ini, PLN NP telah mengelola 153 mesin unit pembangkit secara digital dengan total kapasitas mencapai 7460 MW.
Untuk menuju Go Live ICORE sendiri, seluruh unit pembangkit telah berhasil menyelesaikan beberapa tahapan.
Mulai dari set up koneksi, setup server, mapping equipment, penarikan data, training, testing dan evaluasi model, pembuatan fault tree analysis beserta diagnostic rule, hingga proses setup model hingga tahapan test dan evaluasi final.
Baca Juga: Program Transisi Energi PLN Terbukti Diminati Perbankan Nasional, 12 Triliun Siap Mengucur
Dengan implementasi DPP ini, secara korporat, PLN akan lebih siap menjawab tantangan perusahaan seperti terkait FODER yang masih tinggi.
“Integrasi implementasi DPP ini akan mampu memberikan benefit berupa peningkatan keandalan dan efisiensi pembangkit," tambah Ruly.
Keberhasilan acara Go Live ini menunjukkan bahwa data dan informasi tentang kondisi yang terkoneksi secara digital pada ICORE dapat tersajikan secara online, akurat dan terupdate.
Baca Juga: Terus Monitor Beban Kelistrikan, PLN Berhasil Amankan Suplai Listrik Andal di Malam Tahun Baru 2024
Sistem monitoring dan evaluasi kondisi, efisiensi dan keandalan pembangkit pun telah siap.