Kabar BUMN – PT Indofarma Tbk memulai tahun 2025 dengan optimisme tinggi melalui pengiriman ekspor obat-obatan ke Afganistan.
Langkah ini menjadi simbol kebangkitan Indofarma di tengah tantangan finansial yang dihadapinya.
Pelepasan ekspor yang berlangsung di pabrik Indofarma, Cibitung, Bekasi, dihadiri oleh Direktur Utama Indofarma, Yeliandri, dan jajaran manajemen lainnya.
Baca Juga: Manajemen Indofarma Tanggapi Kasus Korupsi, Bagian dari Program Bersih-Bersih BUMN Erick Thohir
“Kami memulai tahun ini dengan semangat untuk memenuhi komitmen kepada pembeli internasional meskipun dengan keterbatasan modal kerja.
"Ekspor ini membuktikan bahwa Indofarma mampu bangkit kembali,” ujar Yeliandri dalam sambutannya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham dan masyarakat, dalam perjalanan pemulihan perusahaan.
Baca Juga: Penuhi Kewajiban dan Ketentuan, Indofarma Membayar THR Kepada Seluruh Karyawan
Direktur Produksi Indofarma, Andi Prazos, menjelaskan bahwa pengiriman kali ini mencakup lima kontainer produk obat-obatan.
"Ekspor ini tidak hanya menegaskan kemampuan kami dalam memproduksi obat-obatan berkualitas tinggi, tetapi juga menunjukkan pengakuan pasar internasional terhadap standar produksi kami," ungkapnya.
Keberhasilan ini didukung oleh sertifikasi produksi yang telah diraih Indofarma, menjadi bukti bahwa perusahaan mampu bersaing di pasar domestik maupun global.
Baca Juga: Natural Extract Teh Indofarma Dipesan untuk Produk Minuman Terbesar Suntory Garuda Beverage
Manajemen Indofarma optimis bahwa langkah ekspor ini akan membuka peluang lebih besar untuk kontribusi dari pasar internasional di masa depan.
Dengan strategi penguatan ekspor, Indofarma berkomitmen untuk terus menghasilkan produk berkualitas tinggi yang memenuhi kebutuhan kesehatan global.