trending

Pupuk Indonesia Ajak Petani Sikka Segera Tebus Pupuk Bersubsidi 2025

Minggu, 2 Februari 2025 | 09:03 WIB
Pupuk Indonesia dorong petani tebus pupuk bersubsidi. (pupuk-indonesia.com)

Kabar BUMN – PT Pupuk Indonesia (Persero) mengimbau seluruh petani terdaftar di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk segera menebus pupuk bersubsidi yang telah dialokasikan pada tahun 2025.

Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran dalam Asta Cita.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyatakan bahwa Kabupaten Sikka memiliki potensi pertanian yang besar, terutama dalam produksi beras, jagung, serta komoditas perkebunan seperti kakao.

Baca Juga: Musim Durian Tiba, Ini Rekomendasi Tempat Berburu di Jakarta

Untuk meningkatkan produktivitas sektor ini, Pupuk Indonesia berkomitmen menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi dan terus melakukan sosialisasi kepada petani mengenai tata kelola pemanfaatannya.

Pemerintah telah menetapkan alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Sikka sebesar 7.180 ton pada tahun 2025, yang terdiri dari:

Baca Juga: Bio Farma Perkuat Kerja Sama Global dengan Serum Institute of India, Bersama Percepat Eliminasi Tuberkulosis

- Pupuk Urea: 3.500 ton

- Pupuk NPK: 3.500 ton

- Pupuk NPK Formula Khusus: 180 ton

Baca Juga: Program Magang BUMN Perumnas Kembali Dibuka, Ikiti dan Dapatkan Sertifikat Serta Uang Saku

Pupuk ini akan didistribusikan kepada petani terdaftar di 21 kecamatan sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan.

Hingga 24 Januari 2025, realisasi penyerapan pupuk bersubsidi di Sikka tercatat mencapai 185 ton, dengan rincian 106 ton urea dan 79 ton NPK.

Rahmad menegaskan bahwa stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Sikka per 24 Januari 2025 mencapai 1.014 ton, atau sekitar 260 persen dari ketentuan minimal yang ditetapkan pemerintah.

Halaman:

Tags

Terkini