trending

Percepat Transisi Energi, Pupuk Indonesia Teken Dua MoU Penyediaan Gas Bumi dan Pemanfaatan CO2

Selasa, 15 Juli 2025 | 19:00 WIB
Pupuk Indonesia meneken MoU dengan dua anak usaha PT Energi Mega Persada (EMP) Tbk untuk mendukung ketahanan pangan. (pupuk-indonesia.com)

Kabar BUMN – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjamin keberlanjutan industri pupuk nasional dan mendukung ketahanan pangan.

Kali ini, langkah konkret dilakukan melalui penandatanganan dua Nota Kesepahaman (MoU) strategis bersama dua anak usaha PT Energi Mega Persada (EMP) Tbk terkait penyediaan gas bumi dan pemanfaatan karbon dioksida (CO2).

Dua kerja sama ini menandai fase penting dalam menjawab kebutuhan bahan baku pupuk serta mempercepat transisi menuju energi bersih dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Dorong Swasembada Gula 2026, Pupuk Indonesia Gelar Panen Raya Tebu Bersama Wapres Gibran

“Melalui dua MoU strategis tersebut, Pupuk Indonesia tidak hanya memperkuat ketersediaan bahan baku namun juga menjadi enabler transisi energi bersih untuk mewujudkan swasembada pangan dan industri pupuk yang lebih tangguh, efisien dan berkelanjutan,” ujar Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi dalam seremoni penandatanganan MoU di Jakarta, Kamis (10/7/2025).

MoU pertama dilakukan antara Pupuk Indonesia dengan EMP Gebang Limited sebagai operator Wilayah Kerja Gebang di Sumatera Utara.

Kerja sama ini mencakup studi, evaluasi, serta pertukaran informasi terkait potensi pemanfaatan pasokan gas bumi dari blok tersebut.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Dukung Program Jaksa Garda Desa Lewat Pendampingan Pertanian di Empat Wilayah Banten

Jumlah gas yang dikaji untuk dimanfaatkan oleh Pupuk Indonesia mencapai sekitar 100 juta kaki kubik per hari (BBTUD).

Menurut Rahmad, Wilayah Kerja Gebang berpotensi besar menjadi sumber pasokan gas domestik jangka panjang, sejalan dengan rencana pengembangan atau revitalisasi pabrik pupuk, khususnya di PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), Sumatera Bagian Utara.

“Melalui nota kesepahaman ini, kami akan mendapat dukungan suplai gas dari salah satu blok milik EMP.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Pastikan Perubahan Tata Kelola Tak Ganggu Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Stok Nasional Capai 2 Juta Ton

"Sehingga insya Allah dengan tambahan tersebut, kita bisa banyak melakukan di PIM, termasuk juga bisa merevitalisasi,” jelas Rahmad.

Ia juga menegaskan bahwa ketersediaan gas sebagai bahan baku utama sangat krusial untuk memenuhi kebutuhan pupuk nasional.

Halaman:

Tags

Terkini