Melalui metode tersebut, Waskita Karya berhasil mengidentifikasi dan menyelesaikan lebih dari 1.200 potensi kendala sebelum proses konstruksi dimulai.
Selain meningkatkan keselamatan kerja, penerapan simulasi 4D juga mendorong metode konstruksi yang lebih efisien dan presisi.
Baca Juga: Transaksi Harian Makin Untung! Merchant BRI Palembang Bisa Dapat Motor hingga Emas
“Penyelesaian proyek ini sudah sangat dinantikan masyarakat Jakarta dan sekitarnya, karena tidak hanya mampu mengurangi kemacetan, tapi juga dapat menurunkan jejak karbon perkotaan untuk mendukung kualitas udara yang lebih baik.
"Waskita Karya berkomitmen, akan terus mendukung hadirnya sistem transportasi publik yang andal, aman, nyaman, sekaligus berkelanjutan,” tutur Ermy.***