trending

Strategi Keselamatan KAI 2026: Dari Budaya Kerja hingga Infrastruktur

Kamis, 22 Januari 2026 | 11:00 WIB
KAI menargetkan penurunan kecelakaan pada 2026 dengan memperkuat budaya K3, mitigasi risiko, edukasi publik, dan komitmen keselamatan berkelanjutan. (Dok. KAI)

Kabar BUMN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menargetkan penurunan jumlah kecelakaan pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di seluruh aktivitas operasional perusahaan.

Target tersebut ditegaskan Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, saat Apel Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Tahun 2026 yang digelar di Kantor Pusat KAI, Bandung, Senin (19/1/2026).

“KAI menargetkan penurunan jumlah dan tingkat keparahan kecelakaan, pengurangan gangguan keamanan, serta pencegahan pencemaran lingkungan melalui pendekatan teknis, manajerial, dan perilaku yang terintegrasi,” kata Bobby.

Baca Juga: Cuma Rp5.000, Bisa Nikmati Telaga Jernih, Naik Sampan, dan Suasana Sunyi di Telaga Kumpe Banyumas

Menurutnya, keselamatan tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada profesionalisme, keandalan kompetensi, serta kolaborasi yang kuat antara pekerja, manajemen, dan mitra kerja.

Bobby menyampaikan bahwa sepanjang tahun sebelumnya tercatat 10 kecelakaan kereta api dan 4 kecelakaan kerja.

Data tersebut menjadi bahan refleksi bagi perusahaan untuk memperkuat peran seluruh insan KAI dalam menjaga keselamatan operasional, terutama para frontliner yang berada di garda terdepan layanan.

Baca Juga: PEMA dan PGN Sepakat Percepat Hilirisasi Gas Bumi untuk Bangkitkan Ekonomi Aceh

“Data ini menunjukkan bahwa tantangan keselamatan masih nyata dan memerlukan peningkatan peran aktif seluruh Insan KAI, khususnya frontliner sebagai garda terdepan operasional,” lanjut dia.

Karena itu, momentum Bulan K3 dimanfaatkan sebagai titik penguatan budaya keselamatan di seluruh KAI Group.

Sebagai wujud komitmen jangka panjang, KAI membangun ekosistem pengelolaan K3 yang profesional, andal, dan kolaboratif, sejalan dengan kompleksitas operasional perkeretaapian.

Baca Juga: 6 Cara yang Bisa Dilakukan Agar Utang Bisa Cepat Lunas

Pada kesempatan tersebut, jajaran Direksi KAI secara serentak menandatangani Kebijakan Keselamatan Perkeretaapian serta Kebijakan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3L) sebagai landasan strategis pengelolaan keselamatan perusahaan ke depan.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa berdasarkan penilaian hingga Desember 2024, tingkat kematangan budaya keselamatan KAI berada pada level Proaktif dengan skor 2,91 dari skala 4,00.

Halaman:

Tags

Terkini