"Dengan kerja bersama, tantangan pertanian yang selama ini dihadapi dapat diubah menjadi peluang bagi peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan kemandirian pangan bangsa," tambah Sukardi.
Sebagai dukungan konkret, Pupuk Kaltim juga memberikan bantuan 500 kilogram urea kepada kelompok tani setempat. Produk yang digunakan adalah urea granul dengan kandungan nitrogen optimal. Produk ini dikenal mudah diaplikasikan dan memiliki kualitas yang terjaga.
Baca Juga: Proyek Manpatu PHM Masuki Tahap Strategis, Load Out Jacket Sukses Dilaksanakan
Proses granulasi menghasilkan butiran seragam yang tidak mudah menggumpal. Hal ini membuat distribusi unsur hara lebih merata di lahan pertanian. Tanaman pun dapat menyerap nitrogen secara efisien sesuai fase pertumbuhan.
"Keunggulan ini menjadikan urea granul Pupuk Kaltim tetap menjadi salah satu pilihan utama petani dalam mendukung produktivitas tanaman."
"Namun demikian, produk saja tidak cukup tanpa diiringi pola pemupukan yang tepat. Disinilah Agrosolution mengambil peran melalui edukasi pemupukan berimbang," pungkas Sukardi. ***