Berkat Program BRI KlasterkuHidupku, Peternak-peternak Kecil Lampung Timur Percaya Diri Menuju Pasar Baru

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 22 Januari 2024 | 18:00 WIB
Klaster Usaha Mandiri Makmur menjadi satu dari sekian banyak klaster usaha lain yang menjadi binaan BRI.  (bri.co.id)
Klaster Usaha Mandiri Makmur menjadi satu dari sekian banyak klaster usaha lain yang menjadi binaan BRI. (bri.co.id)

Kabar BUMN - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memiliki komitmen untuk terus mendampingi dan memberdayakan pelaku UMKM. Salah satunya lewat program Klasterkuhidupku.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan, program Klaster Usaha ‘Klasterkuhidupku’ telah menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya.

BRI, ditegaskan Supari, berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM.

Baca Juga: Holding Ultra Mikro BRI Group Permudah Layanan Keuangan Lebih Efisien Lewat Digitalisasi

"Tidak hanya berupa modal usaha saja tapi juga melalui pelatihan-pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya, sehingga UMKM dapat terus tumbuh dan semakin tangguh,” tambahnya.

Klasterkuhidupku dijelaskan sangat bermanfaat bagi kelompok usaha dalam mendapatkan dukungan program pemberdayaan.

Terbukti di kelompok usaha Klaster Usaha Mandiri Makmur Lampung, yang terbentuk setelah usaha para peternak kecil di wilayah tersebut hampir mati di tahun 2020 karena pandemi.

Baca Juga: Kolaborasi dengan Pegadaian, BRI Hadirkan Tabungan Emas di BRImo, Bisa Investasi Logam Mulia Mulai Rp10 Ribu

Peternak-peternak ini berlokasi usaha di di wilayah Kabupaten Sukadana, Kecamatan Purbolinggo Lampung Timur.

Dikisahkan Sekretaris Klaster Mandiri Makmur Edi Widianto (41), saat itu para peternak kecil yang ada di daerahnya mengalami kesulitan dalam memasarkan telur hasil ternaknya karena kondisi pembatasan sosial.

“Dari situ akhirnya kami berinisiatif membentuk suatu kelompok usaha untuk mengupayakan agar telur milik peternak kami ini bisa terjual,” ceritanya.

Baca Juga: Desa BRILiaN Dapat Apresiasi dari Wamen BUMN, Program Pemberdayaan Desa dari BRI Dinilai Jadi Engine of Growth Perekonomian Indonesia

Kelompok usaha ini mengupayakan agar penjualan anggota peternak tidak ada hambatan. “Saat itu kami membantu mengurus izinnya, hingga lolos penjualannya sampai Jakarta,” terang Edi.

Ia menjelaskan, saat awal membentuk kelompok usaha, hanya beberapa peternak yang bergabung, hingga kini memiliki lebih dari 40 anggota aktif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini