Kabar BUMN - Liburan panjang ini bisa jadi momen tepat mengajak anak-anak masuk ke dapur. Mereka perlu diajarkan sedari dini untuk bisa memasak.
Karena pada dasarnya memasak adalah sebuah keterampilan penting yang wajib dimiliki oleh semua orang.
Banyak orang tua yang khawatir bila anaknya turun ke dapur dan memasak sendiri.
Kebanyakan karena takut tangan mereka terluka karena memotong, terkena api kompor, ataupun kecelakaan-kecelakaan kecil yang terjadi di dapur.
Sesungguhnya semua itu bisa dihindari. Yang penting adalah menyesuaikan keterampilan yang ingin diajarkan dengan umur anak.
Dengan cara ini anak-anak tetap bisa belajar sekaligus keselamatannya tetap terjamin.
Baca Juga: 7 Ide untuk Menghabiskan Waktu Bersama saat Libur Idul Adha
1. Umur 2-5 tahun
Anak sudah bisa diperkenalkan dengan aktivitas di dapur sedini mungkin.
Pada usia yang masih kecil malah sangat menguntungkan karena keinginan terlibat dan membantu sangat besar.
Beberapa hal yang bisa mereka lakukan antara lain; mencuci sayuran, memetik daun bayam, kemanggi atau buncis, mengupas telur rebus, mengoleskan mentega, selai atau pun olesan lainnya.
Baca Juga: Anak Tantrum di Tempat Liburan? Jangan Panik, Ini Yang Harus Dilakukan
Anda bisa juga secara perlahan mengajarkan mereka mengupas wortel, kentang atau sayuran lain, tentu saja dengan pengawasan.
2. Umur 5- 7 tahun
Di usia seperti ini anak sudah mulai mengerti dan mencerna perintah dari orang tua lebih baik.
Artikel Terkait
Libur Panjang Tidak Bisa Bepergian? Lakukan Saja Aktivitas Outdoor Bersama Seluruh Anggota Keluarga
Ciptakan Kedekatan Dengan Seluruh Anggota Keluarga, Lakukan Aktivitas Sehari-hari Ini Di Saat Libur
Libur Sekolah Sudah di Depan Mata, Ini 5 Tips untuk Orang Tua Sebelum Ajak Anak Liburan
Sambut Libur Anak Sekolah, Bakauheni Harbour City Hadirkan Atraksi Hiburan Menarik dan Diskon Tiket Pelajar
Daftar 35 Kereta Api yang Termasuk Promo Anti Jaim, KAI Beri Diskon 25% Selama Periode Libur Sekolah