Kalongers Merapat! Kuliner Tengah Malam di Bandung, Mulai dari Masakan Sunda Sampai Surabi

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 23 Juni 2023 | 20:00 WIB
Nasi Kalong (Qraved)
Nasi Kalong (Qraved)

Kabar BUMN - Bandung salah satu kota favorit yang jadi tempat liburan bagi warga Jabodetabek. Jaraknya yang hanya empat jam dari ibu kota membuat banyak orang senang menghabiskan akhir pekan di sini.

Sebagai kota wisata dan kuliner, Bandung menyuguhkan banyak tempat makan, termasuk tempat makan yang buka sampai tengah malam.

Bila Anda sedang ada di Bandung, dan merasa kelaparan tengah malam, silakan mampir ke tempat-tempat kuliner di bawah ini.

Baca Juga: Amankah Menggunakan Ulang Botol Plastik Air Mineral?

1. Nasi Kalong
Kalong dalam bahasa Sunda artinya kelelawar, hewan yang masih berkeliaran di waktu malam. Cocok dengan mereka yang kelaparan saat malam.

Nasi Kalong berlokasi di Batu Nunggal. Tempat ini buka dari jam 18.00 sampai jam 03.00 WIB.

Menu utama yang ditawarkan adalah nasi putih dan nasi kalong.

Baca Juga: Yuk, Ajak Anak-Anak Belajar Memasak dan Sibuk di Dapur Selama Liburan Panjang

Nasi kalong adalah nasi yang dimasak dengan kluwek sehingga warnanya sedikit kehitaman. Lalu, ditambah dengan cabai, bawang merah dan kelapa parut goreng.

Lauk yang tersedia sangat beragam mulai dari daging, sayur dan rebus-rebusan. Menu setiap minggunya sengaja dibuat berbeda agar pengunjung tidak bosan.

Lauk yang jadi favorit adalah ayam bakar madu dan buncis bakar. Harga rata-rata di sini antara Rp.10.000 sampai Rp20.000 per porsi.

Baca Juga: Bisa Sebabkan Kematian Jika Dibiarkan, Yuk Kenali Bahaya dan Gejala Obesitas

2. Bubur Ayam Spesial Kosambi
Bubur ayam hanya cocok untuk sarapan? Tidak juga.

Bubur ayam juga cocok dinikmati tengah malam karena tidak terlalu berat seperti nasi tetapi cukup mengenyangkan. Apalagi kalau ditambah dengan sate usus atau sate jerohan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini