Jangan Sampai Berlarut, Lakukan Hal Ini Untuk Mengurangi Overthinking

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 25 Juni 2023 | 19:00 WIB
Bila overthinking terus dibiarkan akan menyebabkan kelelahan tanpa alasan, ketakutan, dan kekhawatiran yang berlebihan. (Andrew Neel/Pexels)
Bila overthinking terus dibiarkan akan menyebabkan kelelahan tanpa alasan, ketakutan, dan kekhawatiran yang berlebihan. (Andrew Neel/Pexels)

Kabar BUMN - Overthingking adalah satu kebiasaan buruk yang sulit dihapuskan.

Ini adalah kondisi di mana dalam otak seseorang memikirkan satu hal secara mendalam dan pada jangka waktu yang lama.

Otak mereka menciptakan sejumlah skenario, biasanya skenario buruk, yang pada akhirnya membuat mereka jadi cemas berlebihan (overthinking).

Baca Juga: 11 Perilaku Ini Menunjukkan Bahwa Anda Lebih Dewasa dari Orang Lain di Sekitar Anda

Bila overthinking terus dibiarkan akan menyebabkan kelelahan tanpa alasan, ketakutan, dan kekhawatiran yang berlebihan.

Dalam jangka panjang kondisi ini tentu bisa merusak kesehatan mental seseorang.

Karena itu, penting untuk mengurangi kebiasaan overthinking. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan.

Baca Juga: 7 Alasan Menangis Tanpa Sebab dalam Psikologi, Bisa Karena Kelelahan Ekstrem hingga Depresi Lho!

1. Fokus pada penyelesaian masalah
Ketika terjadi sebuah masalah. Jangan berpikir bagaimana efek buruk dari masalah tersebut. Karena ini yang akan membuat otak overthinking.

Konsentrasikan pada penyelesaian masalah. Misalnya, Anda harus melakukan presentasi.

Dari pada berpikir selama presentasi orang-orang akan menertawakan Anda, pikirkan bagaimana menyiapkan presentasi yang bagus dan lengkap.

Baca Juga: Weekend Bosan? Ini Rekomendasi Serial Netflix Terbaik yang Bisa Ditonton di Hari Libur

2. Ada hal-hal di luar kemampuan
Ada beberapa hal yang memang terjadi di luar kemampuan Anda dan itu tidak bisa diubah.

Misalnya, bencana alam seperti banjir, gunung meletus, dan kondisi eksternal seperti kemacetan atau di-layoff perusahaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: themuse, verywellmind

Tags

Artikel Terkait

Terkini