Kredit Pemilikan Rumah, Pelajari Detailnya Terlebih Dulu Sebelum Memilih dan Mengajukan ke Bank

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 7 Juli 2023 | 20:00 WIB
Ilustrasi. Sebelum memutuskan mengambil KPR ada sejumlah hal yang perlu dipahami dan pertimbangkan. (RDNE Stock Project/Pexels)
Ilustrasi. Sebelum memutuskan mengambil KPR ada sejumlah hal yang perlu dipahami dan pertimbangkan. (RDNE Stock Project/Pexels)

Kabar BUMN - Proses mencari rumah kadang sama seperti mencari jodoh. Momennya tidak dapat diduga. Sudah berharap banyak pada satu rumah yang diincar, eh diambil orang lain. Atau tidak niat membeli rumah, tiba-tiba dapat tawaran harga yang menggiurkan.

Apa pun ceritanya, yang lebih penting siapkan dulu dananya. Mengingat tingginya harga rumah di Indonesia, kebanyakan orang memilih mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan jangka waktu bervariasi antara 10 tahun, 15 tahun, atau lebih.

Sebelum memutuskan mengambil KPR pun ada sejumlah hal yang perlu dipahami dan pertimbangkan, yaitu:

Baca Juga: Raih Kualitas Hidup yang Lebih Baik di Rumah yang Hijau dan Sehat

1. Miliki catatan kredit yang baik
Ketika mengajukan KPR ke bank, pihak bank akan meneliti lebih dulu catatan keuangan Anda. Termasuk juga jejak kredit dan hutang-hutang yang dimiliki.

Ini termasuk bagaimana kelancaran pembayaran kartu kredit setiap bulan, apakah punya kredit yang lain seperti kredit kendaraan. Bila ya, apakah kredit tersebut mulus dibayarkan atau kerap menunggak.

Pastikan semua catatan keuangan dan kredit yang ada dalam kondisi prima. Artinya tidak pernah telat bayar. Lebih baik lagi tidak punya kredit hutang sama sekali. Ini akan memudahkan pihak bank memberikan KPR.

Baca Juga: Kredit Rumah untuk Milenial

2. Pertimbangkan jumlah DP
Ketika ingin mengambil kredit rumah, hitung berapa lama akan mengambil kreditnya. Agar cicilan tidak mencekik setiap bulan, pertimbangkan baik-baik berapa down payment (DP) atau pembayaran di muka yang perlu dibayarkan.

Sebaiknya maksimalkan jumlah DP agar cicilan lebih rendah.

3. Hitung suku bunga
Saat memilih mengambil KPR jangan lupa perhitungkan suku bunganya. Anda bisa meminta daftar simulasi tabel cicilan, sehingga bisa mengitung jumlah cicilan termasuk bunga yang harus dibayarkan setiap bulan.

Baca Juga: Tahan, Jangan Digasss, Ini Cara Mengatur Penggunaan Kartu Kredit Agar Tidak Jebol

Cek pula apakah bunga ini tetap atau mengambang. Suku bunga tetap adalah bunga dipatok selama masa kredit berlangsung. Sedangkan suku bunga mengambang besarannya berubah-ubah berdasarkan suku bunga di pasar uang domestik dan internasional.

Bila ingin aman, lebih baik ambil suku bunga tetap.

4. Biaya lain-lain
Ketika mengambil KPR, orang sering lupa ada biaya-biaya lain yang perlu ikut diperhitungkan seperti biaya provisi, administasi, notaris/PPAT, pengecekan sertifikat, pengikatan jaminan, asuransi jiwa kredit dan kerugian kredit. Masukan biaya ini dalam dana KPR.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini