Aturan Lalu Lintas Paling Aneh di Dunia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 23 Juli 2023 | 09:00 WIB
Ilustrasi. Aturan di Costa Rica mengizinkan pengemudi menyetir sambil minum alkohol. (energepic.com/Pexels)
Ilustrasi. Aturan di Costa Rica mengizinkan pengemudi menyetir sambil minum alkohol. (energepic.com/Pexels)

Kabar BUMN - Aturan lalu lintas dibuat untuk membuat semua penguna jalanan, terutama pengendara kendaraan mobil dan motor agar lebih tertib.

Secara umum semua negara punya aturan lalu lintas yang sama seperti penggunaan lampu merah, tidak boleh ngebut dalam kecepatan tertentu dan harus menyeberang jalan di zebra cross.

Selain itu, setiap negara memiliki aturan lalu lintas yang disesuaikan dengan kondisi negara dan kebiasaan masyarakatnya. Tidak jarang aturan ini dipandang aneh karena tidak lazim.

Baca Juga: Ini Etika yang Harus Dipatuhi Selama Liburan di Jepang Agar Tidak Kena Masalah

1. Boleh Menyetir sambil minum alkohol
Sebagian besar negara memberlakukan aturan dilarang menyetir sambil minum alkohol. Karena dikhawatirkan pengemudi minum terlalu banyak lalu mabuk.

Berbeda dengan di Costa Rica, aturan lalu lintasnya mengizinkan pengemudi menyetir sambil minum alkohol.

Selama pengemudi menyetir secara benar, sebanyak apa pun mereka minum tidak masalah. Namun, ketika mereka terlihat mabuk, barulah bisa ditangkap polisi.

Baca Juga: Tidak Ingin Dideportasi Saat Liburan? Cukup Patuhi Aturan yang Berlaku di Negara Kunjungan

2. Tidak boleh berhenti di jalan raya
Semua kota besar di Jerman memiliki autobahn (sebutan untuk jalan raya selebar jalan tol) yang padat dan selalu dilewati banyak kendaraan.

Autobahn memiliki aturan yang unik. Di jalan rasa tersebut tidak ada batas kecepatan maksimum.

Selain itu, mobil yang melewati jalanan besar ini dilarang untuk berhenti atau menepi sedikit pun, kecuali untuk alasan sangat darurat.

Baca Juga: Keunggulan dan Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Menggunakan Mobil Listrik

3. Wajib mengecek kolong mobil
Para pemilik mobil di Denmark diwajibkan selalu mengecek kondisi kolong mobil sebelum menyalakan mesin. Ini bukan karena alasan mesin, tetapi lebih alasan keamanan.

Dikhawatirkan ada anak kecil atau hewan yang bersembunyi di bawah kolong mobil. Bila tidak melakukannya, pemilik mobil bisa mendapat denda sekitar 1.000 Kroner (sekitar 1,5 juta rupiah).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: hotcars.com, theclever.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini