Alih-alih Multitasking, Ternyata Justru Disarankan Menuntaskan Satu Pekerjaan dalam Satu Waktu

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 21 Agustus 2023 | 19:30 WIB
Ilustrasi. Dalam single tasking, penting untuk menentukan prioritas dari seluruh pekerjaan yang harus diselesaikan. (Julia Khalimova/Pexels)
Ilustrasi. Dalam single tasking, penting untuk menentukan prioritas dari seluruh pekerjaan yang harus diselesaikan. (Julia Khalimova/Pexels)

Kabar BUMN - Dalam bekerja, kemampuan multitasking seolah menjadi syarat tak tertulis yang harus dimiliki siapa pun di industri mana pun.

Kemampuan ini menuntut pekerja mengerjakan beberapa tugas sekaligus dalam waktu bersamaan karena dianggap lebih baik bagi perusahaan.

Padahal kemampuan untuk mengerjakan dua tugas atau lebih pada saat bersamaan justru dianggap tidak efektif.

Baca Juga: Pentingnya Meningkatkan Soft Skill Karyawan Menurut Pakar: Tetap Harus Dikembangkan Meski Sudah Mahir Bekerja

Selain hasil yang diperoleh tidak sempurna, melakukan banyak pekerjaan sekaligus juga membuat kinerja tidak efisien karena membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikannya.

Belum lagi gangguan akan kesehatan. Bekerja secara multitasking akan melepaskan hormon stres dan adrenalin lebih banyak.

Itulah mengapa banyak pekerja multitasking sering kali mengalami kehilangan memori jangka pendek.

Baca Juga: 7 Kemampuan Social Skill yang Penting Dikuasai Demi Kesuksesan Karier

Untuk menghindari dampak buruk multitasking, kini banyak disarankan untuk lebih mengedepankan single tasking.

Konsep ini tentunya terdengar bertentangan dengan tuntutan pekerjaan di masa kini.

Seolah mencoba mengabaikan pekerjaan lain demi berfokus pada satu pekerjaan saja, orang juga bisa dianggap tidak profesional.

Baca Juga: 5 Langkah Memeroleh Kehidupan Seimbang Antara Pekerjaan dan Kehidupan di Luar Kantor

Padahal kenyataannya tidak demikian. Ini tentang menentukan prioritas dari seluruh pekerjaan yang harus diselesaikan dengan hasil yang jauh lebih baik daripada dilakukan secara bersamaan.

Berikut cara melatih bekerja single tasking agar Anda bisa fokus dan tetap “waras” dalam bekerja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: Energia Pertamina Drilling, topkarir.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini