Jadi bila ingin menikmati pemandangan savana, dianjurkan datang pada musim kemarau.
Pada waktu tersebut udara cukup panas dan membuat daratannya kering.
Dalam kondisi itu suasana padang rumput yang luas dan tandus jadi terlihat begitu cantik dan magis terutama di sore hari.
Uniknya lagi di Savana Tianyar pun akan terlihat latar belakang Gunung Agung yang megah.
Sedikit berbeda dengan savana di Afrika yang dipenuhi hewan liar, di Savana Tianyar pengunjung hanya akan melihat kuda dan sapi.
Kedua jenis hewan ternak tersebut milik penduduk setempat yang sering membawa hewan peliharaannya merumput.
Saking seringnya bertemu dengan pelancong, kuda dan sapi ini tidak terganggu dengan kehadiran orang asing dan tetap merumput.
Bila beruntung, Anda bisa meminta izin untuk berfoto dengan hewan-hewan tersebut.
Jeep tour
Selain berfoto-foto di spot yang instagramble, pengunjung juga bisa melakukan sejumlah aktivitas.
Salah satu yang menarik adalah jeep tour. Anda bisa menyewa jeep untuk berkeliling savana dan daerah sekitarnya.
Alternatif lainnya, berkemah di sekitar savana, meksipun sayangnya belum ada tempat penyewaan alat camping di sini.
Baca Juga: Tidak Kalah dari Jepang, Bali Juga Punya Pemandian Air Panas, Ini Beberapa yang Direkomendasikan
Jadi siapkan sendiri dan jangan lupa juga membawa perbekalan yang lengkap.
Artikel Terkait
Little Afrika-nya Jawa, Taman Nasional Baluran di Situbondo
Yuk Main ke Padang Mangateh, Padang Savana ala New Zealand, Tempat Wisata Punya Lima Puluh Kota
Bukan di Afrika, Savana Cantik Habitat Satwa-satwa Eksotis Ini Ada di Jawa
Lihat Satwa Langka dari Dekat di Savana Bekol, Rasakan Sensasi Liburan Layaknya di Afrika
Menjelajahi Flora dan Fauna di Savana Sadengan, Padang Rumput di Alas Purwo yang Mirip Afrika