Legenda Rumah Batu Olakemang, Jambi, Rumah Tua Berumur 200 Tahun yang Belum Pernah Direnovasi

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 29 Oktober 2023 | 12:30 WIB
Rumah Batu Olakemang selama 200 tahun sama sekali belum pernah direnovasi. (kebudayaan.kemdikbud.go.id)
Rumah Batu Olakemang selama 200 tahun sama sekali belum pernah direnovasi. (kebudayaan.kemdikbud.go.id)

Dibangun abad ke-18
Salah satu tujuan mendirikan Rumah Batu Olakemang adalah sebagai tempat belajar dan syiar agama.

Bangunan megah ini terlihat sangat cantik dan dominan di antara rumah penduduk yang sederhana.

Arsitekturnya mengambil pengaruh budaya Indonesia, China, dan Eropa, yang dulu sangat kuat di Jambi.

Baca Juga: Antisipasi Misinformasi, Kementerian PUPR-Waskita Karya Pastikan Keamanan Cagar Budaya Sumsel

Ini mengingat abad 18 daerah Jambi sudah jadi jalur perdagangan.

Daerah ini sering dikunjungi pedagang Arab, Eropa dan China untuk berdagang dengan Kesultanan Jambi.

Karena itu juga pengaruh dari tiga budaya tersebut sangat kuat di Jambi.

Baca Juga: Pesona Keindahan Jambi

Unsur Indonesia atau lokal terlihat dari bentuk rumah panggung yang jadi ciri khas sebagain besar rumah di Jambi.

Rumah-rumah di daerah ini dibuat panggung untuk mengantisipasi luapan Sungai Batanghari.

Sedangkan pengaruh China bisa terlihat dari bentuk atap dan gapuranya.

Baca Juga: Tapak Tilas Candi Muaro Jambi, “Universitas” Tertua di Asia

Gapura depan Rumah Batu Olakemang. (jalanblog.wordpress.com)

Ornamen-ornamen Rumah Batu Olakemang juga berbentuk naga, arca singa, bunga dan awan.

Sayang saja atap dari gambar naga sudah tidak ada. Sekarang yang tersisa hanyalah atap dari seng.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini