Menurut warga sekitar, Air Terjun Kembar Gitgit atau Air Terjun Campuhan ini merupakan salah satu air terjun yang dikeramatkan oleh umat Hindu.
Kata Campuhan memiliki arti percampuran atau titik bertemunya dua aliran air, yang dipercaya sebagai salah satu sumber air suci.
Oleh sebab itu, air terjun ini dijadikan tempat ritual penglukatan atau pembersihan diri.
Di samping itu, ada beberapa ritual keagamaan lain yang dilakukan secara rutin, seperti mecaru yakni persembahan sesajian sehari sebelum Nyepi dan piodalan yang dilakukan dua kali dalam setahun.
Di bawah air terjun ini terdapat dua air terjun lain yang masih satu jalur.
Kedua air terjun ini dapat dijangkau dalam sekitar 30 menit dengan berjalan kaki.
Air terjun pertama adalah Mekalang, yaitu air terjun setinggi 45 meter dengan air yang jernih, sesuai namanya, kalang, yang berarti terang atau bersih.
Kemudian sekitar 10 menit perjalanan dari Air Terjun Mekalang, wisatawan akan menemukan Air Terjun Bertingkat.
Sesuai dengan namanya, air terjun ini memiliki kontur berundak-undak sehingga terlihat bertumpuk.
Artikel Terkait
PNM Bagikan Langkah-Langkah Verifikasi Sebelum Ajukan Pinjaman agar Tak Terjerat Pinjol Ilegal
Presiden Jokowi Resmikan SPALDT Palembang Garapan PTPP
Dukung Ketahanan Pangan, Hutama Karya Garap Proyek Bendungan Karangnongko di Bojonegoro
Serunya Menginap di Sakura Hills, Glamping Bernuansa Ala Jepang dengan View Kawah Gunung Lawu
Upaya BRI dan Pegadaian Dukung UMKM Kopi Go Global, Kopi Indonesia Semakin Populer di Kancah Internasional