Setelah melewati 700 tangga, masih lanjut sedikit di jalanan bertanah dan anak tangga lain yang terbuat dari bambu.
Pastikan Anda menggunakan alas kaki yang nyaman agar tidak terpeleset, ya.
Baca Juga: Wisata ke Curug Malela, Air Terjun Cantik di Bandung yang Mirip dengan Niagara Falls
Saat sunset dan sunrise
Waktu terbaik mengunjung Bukit Pamoyanan adalah saat melihat matahari terbenam atau matahari terbit.
Banyak orang menunggu matahari terbit karena ingin merasakan sensasi kabut dan awan-awan yang cantik.
Untuk itu, datanglah sebelum pukul tujuh pagi.
Biasanya pengunjung yang akan melihat matahari terbit memilih untuk kamping di Bukit Pamoyanan.
Camping Ground
Bukit Pamoyanan cukup ramai dijadikan tempat kamping di saat akhir pekan.
Di sini ada camping ground yang luas dengan pemandangan tepat di puncak bukit.
Fasilitas yang tersedia cukup lengkap.
Baca Juga: Mengunjungi Air Terjun Tertinggi di Jawa Barat, Wisata Alam Menakjubkan Ini Ada di Cianjur
Selain bisa menyewa tenda, tersedia juga toilet dan mushola, warung tempat makan.
Karena lokasinya yang tidak terlalu sulit bukit ini cocok untuk dijadikan tempat kamping bersama keluarga.
Artikel Terkait
5000 Pohon Produktif Untuk Subang
5 Rekomendasi Destinasi Wisata di Subang yang Wajib Dikunjungi
Budget Liburan ke Pantai Pangandaran Jawa Barat Bisa Lebih Hemat Lho, Yuk Ikuti Tips-tips Ini!
Hidden Gem di Jawa Barat, Sungai dengan Air Jernih Berwarna Biru Ini Tawarkan Sensasi Wisata Menakjubkan
Asyiknya Liburan ke Side Land Kaduela, Bisa Coba Perosotan Kolam Renang Terpanjang se-Jawa Barat
Mencicipi Bajigur Legendaris di Bandung, Minuman Tradisional khas Jawa Barat yang Nikmat dan Berkhasiat