Cantik dan Klasik, Ini Rekomendasi Tempat Sejarah Perabadan Islam di Eropa

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 27 November 2023 | 09:30 WIB
Masjid Cordoba, Spanyol (espanaguide.com)
Masjid Cordoba, Spanyol (espanaguide.com)

Karena sisa-sisa masih ada, jembatan diperbaiki seperti aslinya dan kembali dibuka pada 23 July 2004.

Baca Juga: Daftar Masjid di Jepang, Salah Satunya Sudah Berumur Lebih dari 80 Tahun

Alhambra, Spanyol
Alhambra adalah istana dan benteng yang berlokasi di Granada, Andalusia, Spanyol.

Dibangun 1238 oleh Muhammad I Ibn al-Ahma, Alhambra digambarkan sebagai rangkaian mutiara dalam batu emerald.

Tempat ini menjadi benteng Samuel ibn Naghrillah pada awal penguasaan di daerah Andaluasia dan kemudian diubah jadi istana.

Bangunannya memiliki ciri khas arstitektur Islam dikombinasikan dengan gaya renaissance.

Baca Juga: Tips Hemat Budget Saat Liburan ke Eropa: 10 Hal yang Harus Dilakukan untuk Mengurangi Pengeluaran

Masjid Dzhumaya, Bulgaria (visitplovdiv.com)

Masjid Dzhumaya, Bulgaria
Masjid Dzhumaya berada di Plovdiv, Provinsi Plovdiv di Bulgaria.

Masjid ini dibangun dari tahun 1363-1364 pada masa kekuasaan Sultan Murad I.

Dulunya di tempat ini berdiri gereja katedral Sveta Petka Tarnovska.

Baca Juga: Unik! 5 Masjid di Indonesia yang Kental Dengan Budaya Lokal

Namun setelah penguasaan dinasti Ottoman, gereja dihancurkan, di atas bangunan tersebut dibangun masjid Dzhumaya.

Masjid ini sangat besar, terdiri atas 9 kubah dan seluruh dindingnya dihiasi dengan lukisan cantik.

Baca Juga: Menilik Keindahan Masjid-masjid yang Dibangun Waskita

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: halalnomad.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini