Di tempat ini ada Perkebunan Kopi Dlundung yang posisinya sangat dekat dengan Air Terjung Dlundung.
Kalau mau pengunjung bisa ikut memanen biji kopi dan membelinya langsung yang sudah dikemas secara cantik.
Untuk bisa ikut memanen kopi, pengunjung dikenakan bayaran sebesar Rp200.000.
Baca Juga: Dinobatkan Sebagai Desa Wisata Terbaik Dunia, Intip Pesona Desa Penglipuran Bali yang Memikat
Bermain air di Sumber Gempong
Tempat yang tidak kalah menarik di Desa Wisata Ketapanrame adalah Sumber Gempong.
Sumber Gempong merupakan lokasi mata air yang jadi sumber air bagi para petani.
Untuk masuk ke tempat ini pengunjung cukup membayar Rp5.000 per orang saja.
Di dekat Sumber Gempong pun tersedia area permainan ATV dan sepeda air, dengan biaya tambahan.
Bila ingin belajar soal edukasi pertanian, boleh juga lho. Biaya sekitar Rp150.0000.
Pengunjung bisa belajar dan praktek langsung dengan para petani yang memang ahlinya.
Baca Juga: Jalan-Jalan Sambil Belajar Budaya Sumba di Desa Wisata Tebara
Taman Kelinci Dlundung
Desa Wisata ini tidak hanya menawarkan pemandangan alam.
Pengunjung juga bisa bermain bersama kelinci yang dipelihara dengan baik di Taman Kelinci Dlundung.
Di sini ada banyak kelinci yang bisa diberi makan wortel. Cocok sebagai sarana edukasi bagi anak-anak.
Artikel Terkait
Usai Telaga Biru Cirerem, Explore Juga 3 Destinasi Populer yang Ada di Desa Wisata Bantaragung, Majalengka Ini
4 Rekomendasi Desa Wisata di Indonesia yang Memenangkan ADWI 2023
Ide Liburan Seru di Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip, Batam
Peraih Rekor MURI, 14 Desa Wisata di Indonesia Ini Bisa Kamu Jelajahi, Masing-masing Punya Daya Tarik Sendiri
Mampir ke Desa Wisata Silalahi, Pedesaan di Pesisir Danau Toba yang Cantik dan Kaya Budaya