Generasi Boleh Berganti, Pasar Baru Tetap di Hati. Ini Rekomendasi Wisata di Tempat Belanja dan Gaul Tertua di Jakarta Itu

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 4 Desember 2023 | 11:30 WIB
Gapura besar di pintu selatan pusat perbelanjaan Pasar Baru. (harindabama.com)
Gapura besar di pintu selatan pusat perbelanjaan Pasar Baru. (harindabama.com)

Dibangun tahun 1821 dengan gaya neo-renaisans, dulunya dikenal sebagai Gedung Komedi atau Theater Schouwburg Weltevreden.

Walaupun tidak ada kegiatan seni, Anda bisa mampir dan menikmati keindahaan bangunan di luar dan dalam.

Gedung Kesenian Jakarta beralamat di jalan Gedung Kesenian no 1 Jakarta Pusat.

Baca Juga: Jajaran Galeri Seni di Jakarta, Paling Tua Masih Galeri Nasional Indonesia, Tetapi yang Paling Terkenal...

Galeri Foto Jurnalistik Antara
Di dekat Pasar Baru terdapat Gedung Antara, yakni kantor Lembaga Kantor Berita Nasional Antara.

Selain menjadi kantor Biro foto di tempat ini juga dipamerkan foto-foto jurnalistik yang menarik.

Berbagai koleksi foto sejak zaman kemerdekaan bisa dinikmati di sini.

Gedung Antara beralamat di jalan Pos Utara no 53 Pasar Baru, Jakarta.

Baca Juga: Tiga Jajanan Pasar Asal Indonesia Masuk Daftar 10 Kue Paling Populer di Asia, Apa Saja?

Ruang doa di Gurdwara Sikh Temple (jakarta100bars.com)

Gurdwara Sikh Temple
Tidak banyak orang tahu kalau di dekat Pasar Baru terdapat sebuah kuil Sikh.

Tempat ibadah ini sudah ada sejak tahun 1955 , karena cukup banyak komunitas India yang tinggal di Pasar Baru.

Kuil Sikh terbuka untuk umum. Komunitas ini pun sering mengajak tamu yang datang untuk makan bersama.

Gurdwara ini beralamat di jalan Pasar Baru Timur no 10 Jakarta Pusat.

Baca Juga: 5 Rumah Ibadah yang Sering Menjadi Tujuan Wisata Religi di Jakarta

Kelenteng Sin Tek Bio
Kelenteng Sin Tek Bio, atau dikenal juga dengan nama Vihara Dharma Jaya, merupakan salah satu kelenteng tertua di Jakarta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini