Merasa Heran Setiap Kali Naik Pesawat Perut Terasa Kembung? Ini Penyebab dan Cara Menghindarinya

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 4 Desember 2023 | 19:15 WIB
Ilustrasi. Salah satu alasan perut sering kembung saat perjalanan dengan pesawat terbang adalah water rentention atau kebanyakan air dalam tubuh. (Cottonbro Studio/Pexels)
Ilustrasi. Salah satu alasan perut sering kembung saat perjalanan dengan pesawat terbang adalah water rentention atau kebanyakan air dalam tubuh. (Cottonbro Studio/Pexels)

Baca Juga: Pemicu Perut Sering Terasa Begah Setelah Makan Siang

Kembung karena gas dalam tubuh ini terjadi karena adanya tekanan udara yang besar saat pesawat dalam ketinggian.

Saat seseorang berada pada ketinggian ribuan meter dari tanah, tekanan udara dalam pesawat lebih rendah dari yang biasa diterimanya saat di darat.

Dan ketika pesawat mengubah ketinggiannya, gas yang sudah diserap dalam tubuh pun meningkat.

Akibatnya perut pun terasa tidak enak.

Baca Juga: Hindari Jetlag, Ikuti Tips Agar Bisa Tidur Nyenyak di Dalam Pesawat Berikut Ini

Kebanyakan air dalam tubuh
Alasan kedua perut sering kembung adalah water rentention atau kebanyakan air dalam tubuh.

Efek kebanyakan air berhubungan erat dengan sirkulasi darah dan kemampuan tubuh menghilangkan atau mengurangi serapan air di tubuh.

Ini lebih pada reaksi tubuh akibat asupan makanan dan minuman, bukan pada efek terbang itu sendiri.

Baca Juga: Top 3 Minuman yang Tidak Boleh Anda Minum saat Perut Kosong, Bukan Cuma Kopi

Ada sejumlah makanan dan minuman yang bisa membuat air terkunci pada tubuh.

Sehingga terjadi pembengkakan pada beberapa anggota tubuh seperti di perut, telapak kaki, telapak tangan, dan area bokong.

Baca Juga: 6 Jenis Minuman yang Bisa Membantu Mengurangi Stres

Jaga makanan
Untuk mengatasi perut kembung selama penerbangan, perhatikan asupan makanan dan minuman sebelum dan saat di dalam pesawat.

Hindari makanan tinggi serat dan mengandung gas seperti polong-polongan (edamame, kacang merah, buncis), brokoli dan kembang kol.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: nhs.uk

Tags

Artikel Terkait

Terkini