Kabar BUMN - Sejumlah negara yang mayoritas penduduknya beragama Kristen punya tradisi perayaan Natal.
Tradisi ini kebanyakan sudah turun temurun hingga berusia ratusan tahun.
Tidak melulu terkait dengan agama, tradisi ini lebih sering dipengaruhi juga oleh budaya setempat.
Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Ini Tradisi Unik Perayaan Natal di Indonesia
Belanda
Selain ada Santa Claus, Belanda punya sendiri bapak Natal yang dinamakan Sinterklaas.
Sinterklass digambarkan dengan bapak tua janggut putih, menggunakan jubah dan topi merah serta membawa tongkat.
Anak-anak kecil akan meletakkan sepatu di balik pintu atau dekat cerobong asap agar mendapatkan hadiah darinya.
Baca Juga: 6 Hidangan Natal Khas Indonesia yang Dipengaruhi Menu Makanan dari Belanda
Norwegia
Tradisi perayaan Natal di Norwegia dinamakan julebord, yang dimulai sejak tanggal 3 Desember hingga akhir tahun.
Sementara kebanyakan keluarga akan mulai berkumpul untuk perayaan sejak tanggal 23 Desember.
Bersama-sama mereka akan membuat gingerbread house dan menghias pohon.
Dan juga menikmati menu khas risengrynsgrot, yakni sejenis puding panas dari nasi.
Baca Juga: Kota-kota Cantik yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan di Eropa Menurut Para Ahli
Artikel Terkait
Akhir Tahun Sudah di Depan Mata, Ini 6 Rekomendasi Ide Libur Nataru yang Seru untuk Hidupkan Semangat Baru
Hotel-Hotel Mewah di Bali yang Menerapkan Teknologi Ramah Lingkungan, Bisa Jadi Pilihan Akomodasi untuk Libur Nataru
Tips Tetap Nyaman di Bandara yang Padat dan Ramai di Masa High Season Menjelang Nataru
5 Tempat di Seoul yang Menampilkan Christmas Light Tercemerlang di Masa Natal dan Tahun Baru
Jelang Hari Natal, Ayo Kunjungi Gereja-gereja Tertua di Jakarta, Ada yang Didirikan di Abad 16