3. Jenis motor
Ada banyak jenis motor yang disewakan. Bila ingin berkeliling agak lama dan jauh, bisa sewa motor 125 cc.
Bila motor untuk berboncengan sebaiknya pilih cc yang lebih besar.
Jenis motor yang disewakan pun bervariasi antara motor standard atau otomotis.
Merk motor di Thailand tidak jauh berbeda dengan di Indonesia, seperti Honda dan Yamaha.
Baca Juga: Tidak Hanya Biaya Hidupnya Murah, Tempat Wisata Gratis Pun Banyak Tersebar di Bangkok
4. Uang deposito
Untuk menjamin motor kembali dan tidak rusak, penyewa wajib menunjukan paspor dan taruh uang deposito.
Jumlah deposito setiap tempat penyewaan berbeda-beda.
Beberapa tempat penyewaan memilih menahan paspor sebagai deposito jaminan.
Baca Juga: Kuliner Thailand Utara, Perlu Dikenal karena Cocok dengan Lidah Orang Indonesia
Sebenarnya ini illegal, bila ada yang menawarkan model ini Anda perlu hati-hati.
Bernegosiasi saja, agar depositonya cukup dengan uang.
Untuk berjaga-jaga bisa juga fotocopy paspor dan berikan sebagai jaminan, daripada paspor asli ditahan.
Baca Juga: Makanan Kaki Lima Wajib Coba Saat Liburan ke Bangkok
5. Surat kontak
Setelah mendapatkan motor yang akan disewa, pemilik rental akan memberikan surat kontrak.
Artikel Terkait
Perjalanan Naik Kereta Keliling Asia Tenggara, Perlu Dicoba Karena Unik dan Menyenangkan
Unik dan Beragamnya Pasar Terapung di Asia, Salah Satunya Ada di Kalimantan Selatan
Kota-kota di Asia yang Sering Jadi Tujuan Backpacker Pemula Karena Murah, Menarik, dan Fasilitasnya Lengkap
Sekali Waktu Perlu Dicoba, Restoran dengan Rating Michelin Star yang Harganya Murah di Asia
Daftar Tempat di Asia Tenggara yang Baru Masuk Situs Warisan Dunia UNESCO, Salah Satunya Ada di Yogyakarta