Warga sekitar biasanya memanfaatkan air di gua ini untuk mandi.
Kedalaman kolam di gua ini mencapai sekitar 12 meter dengan panjang gua sekitar 100 meter ke arah barat dan hanya dapat dieksplor dengan menyelam.
Namun, tidak sembarang orang bisa menyelam di gua ini, hanya penyelam profesional yang dapat mengekslor Gua Lanto.
Sebab, kondisi pencahayaan di dalam gua sangat terbatas dan medannya cukup menantang karena lebar lorong gua yang agak sempit dengan banyak stalaktit dan stalagmit di sekitarnya.
Baca Juga: Program Bakti SRIKANDI TASPEN Selamatkan Bumi, Wujud Komitmen Lestarikan Lingkungan Hidup di Kupang
Bagi wisatawan umum dapat menikmati keindahan mulut gua dengan kolamnya yang jernih.
Para penyelam yang berhasil sampai di ujung gua, akan muncul di tempat yang berbeda karena ujung Gua Lanto tersambung dengan Gua Moko.
Selain menjadi spot menyelam dan tempat pemandian, air di Gua Lanto juga merupakan mata air suci bagi ritual adat warga Buton.
Air di gua ini merupakan salah satu sumber dari empat mata air yang sering digunakan oleh para tokoh adat setempat untuk ritual pembersihan.
Artikel Terkait
PLN Gelar Startup Day, Dorong Inovasi dan Pengembangan Usaha Produktif Era Digital
Wisata Kuliner Berkelas di Bandung Barat, Restoran Kampung Daun Tawarkan Sensasi Makan di Area Lembah
Magang di DAMRI, Lowongan Magang BUMN Ini Menyasar Mahasiswa Mahasiswi Aktif S1, Cek Posisinya
Nasabah Bank Mandiri Merapat, Cek Livin’poin Anda Sekarang Juga, Anda Punya Kesempatan Memenangkan iPhone 15
7 Langkah Mudah-Aman Menyewa dan Keliling Thailand dengan Motor Sewaan. Lebih Terasa Petualangannya!