5 Tempat Wisata di Payahkumbuh yang Direkomendasikan, Kota Favorit Sejak Zaman Kolonial Belanda

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 27 Desember 2023 | 18:30 WIB
Jembatan Ratapan Ibu yang dulunya menjadi lokasi eksekusi pejuang RI oleh penjajah Belanda. (halonusa.com)
Jembatan Ratapan Ibu yang dulunya menjadi lokasi eksekusi pejuang RI oleh penjajah Belanda. (halonusa.com)

Lembah Harau menyuguhkan pemandangan tebing setinggi 500 meter, sawah seluas 270,5 hektare, dan air terjun.

Di tempat ini pengunjung bisa juga kamping.

Baca Juga: Sarasah Batuang, Hidden Air Terjun di Padang yang Punya Sejuta Pesona

Kelok Sembilan sudah terkenal keindahannya sejak zaman Belanda. (Wikipedia/sumbarprov.go.id)

3. Kelok Sembilan
Selain Lembah Harau, Kelok 9 sudah terkenal keindahannya sejak zaman Belanda.

Dinamakan Kelok 9 karena ruas jalan ini berkelok-kelok dan membentuk sembilan tikungan.

Kelok ini terdiri atas ruas jalan, jalan layang, dan jembatan.

Baca Juga: Akan Dilengkapi Flyover di Atas Rel, Progres Konstruksi Padang-Sicincin yang Dikerjakan Hutama Karya Capai 39%

Ruas jalan ini menghubungkan antara provinsi Sumatra Barat dan Riau.

Pengunjung yang sengaja melewati kelokan ini bisa menikmati seluruh pemandangan dari atas bukit.

Ada beberapa spot di atas bukit yang sangat instagramable.

Baca Juga: Destinasi Wisata Bernuansa Ala Luar Negeri di Sumatera Barat yang Jadi Incaran Wisatawan

4. Panorama Ampangan
Kalau butuh udara segar dengan pemandangan cantik datang saja ke Panorama Ampangan.

Tempat ini berada di dataran tinggi dan dekat dengan Gunung Sago atau sekitar 8 kilometer dari Payahkumbuh.

Tempat ini sering jadi lokasi untuk menunggu matahari terbit dan terbenam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini