Berkunjung ke Cagar Budaya Monumen Serangan Umum 1 Maret di Area Museum Benteng Vredeburg Jogja

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Kamis, 4 Januari 2024 | 18:30 WIB
Monumen Serangan 1 Maret 1949 (Jennaira)
Monumen Serangan 1 Maret 1949 (Jennaira)

Sri Sultan Hamengku Buwono IX sebagai Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat mengirimkan surat kepada Letnan Jenderal Soedirman untuk meminta izin diadakannya serangan.

Jenderal Sudirman menyetujuinya dan meminta Sri Sultan HB IX untuk berkoordinasi dengan Letkol Soeharto yang saat itu menjabat sebagai Komandan Brigade 10/Wehrkreise III.

Baca Juga: Kaleidoskop 2023: TASPEN Borong Puluhan Penghargaan dari 18 Ajang Sepanjang Tahun

Kini Monumen Serangan Umum 1 Maret ini menjadi salah satu landmark dan cagar budaya provinsi DIY.

Juga sebagai bangunan yang mengingatkan tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah pada masa lalu.

Monumen Serangan Umum 1 Maret kerap digunakan sebagai tempat acara untuk memperingati hari-hari besar nasional.

Seperti hari kemerdekaan atau hari pahlawan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Terkini