Menu favorit di sini adalah telur dadar serta aneka sayur lodehnya.
Menu-menu yang dijual memang sederhana, namun untuk rasanya jangan ditanyakan lagi.
Selain menunya, warung Kopi Klotok juga memiliki konsep yang sederhana.
Di bagian dalam warung, bangunannya berbentuk joglo khas Yogyakarta yang dindingnya masih terbuat dari kayu.
Lantainya dari semen dilengkapi dengan furnitur yang juga terbuat dari kayu.
Nuansa tradisional sangat kental di sini dan mengingatkan akan rumah di pedesaan yang sederhana.
Tersedia pula area outdoor yang menyajikan pemandangan sawah hijau nan asri.
Baca Juga: 4 Pantai di Yogyakarta untuk Tempat Kamping yang Fasilitasnya Sudah Memadai
Harga menu-menu di sini juga terjangkau, yakni mulai dari Rp1.000 saja.
Menu paling mahal adalah paket prasmanan yang dibanderol Rp13.500 terdiri dari nasi, sayur, dan sambal ambil sepuasnya.
Kopi Klotok buka setiap hari dari pukul 07.00 – 21.30 WIB.
Artikel Terkait
Jadi Petani Eropa Seharian di La Li Sa Farmer’s Village Jogja, Tempat Wisata Baru di Yogyakarta yang Punya Banyak Spot Selfie Aesthetic
Rekomendasi Pantai Berombak Tenang di Gunungkidul, Pantai Drini Jadi Tempat Wisata Favorit di Yogyakarta untuk Bermain Kano
Transformasi Pasar Ngasem Yogyakarta, Dari Pasar Burung Kini Jadi Pusat Kuliner yang Digandrungi
Sejarah Museum Sonobudoyo Yogyakarta, Ada Pertunjukkan Wayang Kulit di Malam Hari
Pantai Watu Lawang, Spot Hidden Gem di Gunungkidul Yogyakarta yang Jadi Surga Para Pecinta Camping