Menilik Sejarah Kelenteng Sam Poo Kong, Keindahan Bangunan Khas Tiongkok di Semarang

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Kamis, 1 Februari 2024 | 21:00 WIB
kelenteng Sam Poo Kong (Jennaira)
kelenteng Sam Poo Kong (Jennaira)

Sam Poo Kong di Semarang (Jennaira)

Seiring berjalannya waktu, kelenteng Sam Poo Kong sudah beberapa kali menjalani pemugaran.
Revitalisasi besar-besaran dilakukan oleh Yayasan Sam Poo Kong pada Januari 2002.

Hingga pada tahun 2005 pemugaran Sam Poo Kong selesai, yang bersamaan dengan perayaan 600 tahun kedatangan Laksamana Cheng Ho di Pulau Jawa.

Baca Juga: Pertamina Drilling Jadi Host Program Capacity Building Pertamina-Tanzania Petroleum Development Corporation

Di lokasi Kelenteng Sam Po Kong ini juga dapat dijumpai altar dan makam orang-orang kepercayaan Laksamana Zheng He yang sering pula dikunjungi pengunjung untuk berziarah.

Pemberian nama bangunan/gedung tersebut cukup unik mengingat pemberian nama didasarkan pada benda yang berasal dari kapal tersebut.

Bangunan-bangunan tersebut diantaranya :

1. Tempat Pemujaan Dewa Bumi

Disebut juga dengan nama Fu De Zheng Shen (Hok Tek Cheng Sin Hokkian).

2. Tempat Pemujaan Dewa Bumi

Dikenal sebagai Klenteng Thao Tee Kong merupakan tempat pemujaan untuk mengucapkan rasa terima kasih atau memohon berkah dan keselamatan hidup kepada Dewa yang menguasai Bumi.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Fasilitasi Pembelian Kredit Karbon untuk Penerbangan Netral Karbon

3. Tempat Pemujaan Kyai Juru Mudi

Terdapat makam Juru Mudi kapal yang ditumpangi Laksamana Zheng He.

4. Tempat Pemujaan Sam Po Kong (Sam Po Tay Djien)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Artikel Terkait

Terkini