Air kolam dalamnya sekitar 1,5 meter saja jadi cukup aman bagi yang tidak pandai berenang.
Berjarak beberapa meter dari air terjun pertama, terdapat air terjun yang kedua.
Sayang saja air terjun ini airnya tidak terlalu deras.
Bila musim kemarau bahkan tidak mengalirkan air karena sungai di dekat situ pun kering.
Menikmati goa kelewalar
Setelah puas bermain di pantai, pengunjung bisa mengunjungi goa di dekat pantai Minang Rua.
Goa ini jadi tempat bersarangnya kelelawar, jadi tidak boleh masuk sampai ke dalam.
Kalau terlalu dalam, takutnya bisa diserang puluhan mamalia terbang tersebut.
Baca Juga: Lestarikan Sejarah Lampung, ASDP Segera Bangun Museum Siger di Kawasan Bakauheni Harbour City
Saksikan keindahan goa dari luar pun sudah cukup menghibur mata.
Pantai Minang Rua dikelola sejumlah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sejak tahun 2013.
Tempat wisata ini mulai dibuka untuk publik tahun 2017.
Baca Juga: DAMRI Buka Rute Baru AKAP dari Lampung Mulai April 2023
Pantai Minang Rua dilengkapi fasilitas seperti gazebo, toilet, mushola, tempat parkir, dan penjual makanan.
Tiket masuk Rp5000 per orang. Parkir motor Rp5000 dan parkir mobil Rp10.000.***
Artikel Terkait
Pantai Gunung Payung, Hidden Beach di Bali Selatan yang Masih Sepi Pengunjung, Serasa Milik Sendiri
Jogja Rasa Bali, 5 Pantai di Gunungkidul yang Punya Pesona Menawan tapi Masih Sepi Pengunjung
Land’s End Melengkapi PIK 2 dengan Warna Baru dan Mercusuar Unik yang Berdiri Kokoh di Tepi Pantai
Bukan Hanya Soal Pesona Alamnya, Pantai Sundak di Gunungkidul Ini Terkenal karena Cerita Menarik di Balik Latar Belakang Namanya
Ide Liburan Seru di Jogja, Pantai Sadranan Jadi Spot Snorkeling Favorit Wisatawan