5 Kota Terdingin di Indonesia dengan Kondisi Alam yang Asri, Bebas dari Overtourism

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 8 Februari 2024 | 10:00 WIB
Perkebunan teh di Ciwidey. (vilamurahciwidey.com)
Perkebunan teh di Ciwidey. (vilamurahciwidey.com)

Kabar BUMN - Indonesia bukan negara empat musim dan tidak bersalju, tetapi punya beberapa kota dingin alias kota yang suhunya dingin.

Suhunya jauh dibawa rata-rata kota tropis. Di cuaca biasa misalnya, suhu kota dingin ini bisa mencapai 12 derajat celcius.

Kota-kota dingin ini pun bukan tujuan wisata yang banyak didatangi turis, tidak perlu khawatir overtourism.

Baca Juga: Dingin-dingin Santap Masakan Tradisional Indonesia Ini Badan Pasti Langsung Menghangat dan Berkeringat

1. Batu
Lokasi Batu dekat dengan Malang, Jawa Timur. Suhu rata-rata kota dingin ini antara 12- 19 derajat celcius.

Ini karena Batu berada di atas ketinggian antara 700 sampai 1.700 mdpl.

Sejak zaman kolonial Belanda, Batu sudah jadi tempat peristirahata, sampai mendapat julukan Swiss kecil.

Di kota kecil cukup banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi seperti Jatim Park, Batu Secret Zoo dan Air Terjun Coban Talun.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Makan Wajib Kunjung di Batu Malang, Kulineran Lengkap Dari Menu Indonesia Sampai Mesir

2. Ciwidey
Kalau Bandung dianggap sudah tidak sedingin dulu lagi, Ciwidey di Kabupaten Bandung, masih termasuk kota yang dingin.

Pada pagi hari atau malam hari masih sering terlihat pula kabut.

Ciwidey berada pada ketinggian 1.200 mdpl. Rata-rata suhunya sekitar 13 derajat celcius. Di malam hari bisa lebih dingin lagi.

Karena udara yang dingin dan sejuk ini jadi banyak pemandian air panas juga villa, hotel, dan area glamping.

Baca Juga: Temukan Suasana Liburan Berbeda di Ciwidey, Saat Mengingap Bisa Berendam di Kolam Air Panas yang Menyehatkan

Suhu di Berastagi rata-rata berkisar antara 18-9 derajat celcius. (mldspot.com)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini