7 Menu Sehat khas Indonesia yang Bisa Jadi Inspirasi Sajian Sarapan di Akhir Pekan Ini

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 16 Februari 2024 | 08:30 WIB
Bubur Manado atau yang juga dikenal dengan Bubur Tinutuan, makanan khas Manado yang kaya gizi. (Instagram @mdofoodies)
Bubur Manado atau yang juga dikenal dengan Bubur Tinutuan, makanan khas Manado yang kaya gizi. (Instagram @mdofoodies)

Bila gado-gado terbuat dari sayuran yang sudah direbus, sayur di sepiring karedok masih mentah.

Sayuran yang digunakan pun sedikit berbeda, seperti kangkung, toge, timun, kemangi, terong hijau dan leunca.

Untuk bumbu kacangnya, selain kacang tanah juga dicampur bawang putih dan kencur.

Baca Juga: 5 Lokasi di Jakarta yang Direkomendasikan untuk Bersepeda di Akhir Pekan

4. Bubur kacang hijau
Bubur kacang hijau sarapan sehat lain khas Indonesia yang sangat bergizi dengan harga murah.

Paling mudah mencari bubur kacang hijau di warung mie instan atau pedagang khusus beragam bubur.

Jika ingin membuatnya sendiri di akhir pekan, resepnya pun terbilang sederhana.

Baca Juga: 4 Resto dan Kafe di Dago Untuk Menghabiskan Akhir Pekan dengan Kulineran

Sup brenebon (YouTube/Domo Bramantyo via dapurawit.com)

5. Sup brenebon
Untuk yang ingin sarapan dengan menu ringan berkuah, bisa pilih sup brenebon.

Sup khas Ambon ini terbuat dari kacang merah dengan potongan daging di dalamnya.

Sup yang terinspirasi dari masakan Belanda ini bercita rasa gurih dengan rempah pala yang menghangatkan badan.

Baca Juga: 5 Pantai di Gunungkidul yang Masih Sepi Pengunjung, Tidak Ramai Sekalipun Dikunjungi Saat Akhir Pekan, Cocok untuk Healing

6. Nasi pecel
Sarapan ini juga berbahan utama sayur-sayuran, sehingga logikanya sehat dan mengenyangkan.

Nasi pecel terdiri dari nasi panas dengan campuran sayuran segar yang direbus.

Mulai dari kangkung, bayam, kacang panjang, kol, daun pepaya, toge dan acar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini