Ini menandakan jika masyarakat di Desa Penglipuran hidup secara harmonis dan juga berdampingan.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Siap Penuhi Kebutuhan Energi untuk Pembangunan Infrastruktur di IKN
Di Desa Penglipuran, kamu bisa mempelajari aturan adat, tradisi unik dan juga beberapa acara ritual termasuk Galungan.
Disana ada aturan adat yang berlaku, yakni larangan bagi pria untuk memiliki istri lebih dari satu.
Jika melanggar, mereka akan dikucilkan di sebuah tempat bernama Karang Memadu.
Baca Juga: Tinjau Potensi Kerja Sama, Badan Riset dan Inovasi Nasional Berkunjung ke Pindad Turen
2. Desa Cempaga
Desa Cempaga merupakan salah satu desa tua di Bali yang memiliki sejarah, kebudayaan, tradisi dan juga tarian sakral.
Desa Cempaga terletak di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.
Desa Cempaga memiliki alam yang masih asri dan bersih. Udaranya pun sejuk lantaran desa terletak di dataran tinggi.
Baca Juga: 7 Roti Terenak Sedunia Tahun 2024 Versi CNN, Salah Satunya Roti Gambang
Di desa ini terdapat beberapa tarian yang bisa disaksikan oleh wisatawan.
Diantaranya tari jangkang, tari baris, tari pendet, dan tari rejang. Biasanya, tarian sakral akan dilakukan di Pura Desa Cempaga.
Selain tarian ada pula Upacara Mecacar yang dilakukan di pura sekitar pukul 01:00 WITA.
Artikel Terkait
Pantai Green Bowl Bali - Keindahan Surga di Selatan Pulau Bali, Kombinasi Suasana Pantai dan Gua yang Mempesona
Keindahan Bawah Laut di Pantai Amed Bali, Surganya Para Pecinta Snorkeling
Deretan Spot Snorkeling Terbaik di Pantai Amed, Ada Kapal Perang yang Jadi Rumah Bagi Biota Laut
Pesona Desa Wisata Penglipuran Bali, Desa Adat yang Dinobatkan Sebagai Desa Terbersih hingga Konsep Tri Mandala