Karya-karya tersebut diantaranya:
1. Asuma Paduraksa (Gerbang spiritual memasuki kawasan hutan yang tenang);
2. Sabrang Anindha (Dua gubuk kerucut yang atapnya saling menyatu, menyiratkan makna kepedulian pada sesama);
3. Marmati (Kubus tumpul dengan atap berbentuk prisma, yang dimaknai sebagai semua manusia pasti merasakan ketakutan pada kematian);
Baca Juga: Project Financing RDMP Kilang Pertamina Balikpapan Raih Penghargaan Deal of the Year se-Asia Pasifik
4. Pancawara (Berbentuk dasar tangan manusia yang dimaknai sebagai melindungi elemen-elemen alam demi anak cucu ke depannya);
5. Cetta Abhipraya (Mengambil bentuk Tumpeng yang memiliki arti kesungguhan menuntut ilmu dan kesediaan berbagi ilmu dengan orang lain); dan
6. Reresik Jagad (Berbentuk dasar Sapu yang artinya agar manusia senantiasa menjaga kebersihan alam raya).
Baca Juga: Di Awal Tahun 2024, Pupuk Indonesia Niaga Kembali Kirim Nikel ke Smelter di Morosi
Menarik, kan?
Bagi pengunjung yang tertarik datang ke Pinus Pengger, bisa catat lokasinya di Dusun Sendangsari, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul.
Tempat wisata ini mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun umum.***
Artikel Terkait
Tanaria Park Prigen, Spot Rekreasi Kekinian di Tengah Hutan Pinus, Dilengkapi Cafe & Resto Hingga Live Music Setiap Weekend
Hilangkan Penat dengan Berkunjung ke Beberapa Hutan Pinus di Sekitar Kota Jogja
Pinea Forest Mangli, Camping Ground di Tengah Hutan Pinus yang Baru Buka di Magelang, Bisa untuk Tenda dan Campervan
Orchid Forest Cikole, Tempat yang Dulunya Hutan Pinus dan Sekarang Dipenuhi Koleksi Anggrek Langka dan Mahal
Menikmati Keindahan Alam Malang di Goa Pinus Pujon, Destinasi Wisata Kekinian yang Punya Banyak Spot Instagramable