4 Negara Ini Dikunjungi Banyak Turis Tapi Tidak Punya Bandara, Kok Bisa Ya?

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 10 Maret 2024 | 21:00 WIB
Selain lapangan St Peter yang luas, Vatikan tidak punya lahan besar untuk mendaratkan pesawat. (Pexels/Pixabay)
Selain lapangan St Peter yang luas, Vatikan tidak punya lahan besar untuk mendaratkan pesawat. (Pexels/Pixabay)

Kabar BUMN - Lebih dari tempat terjadinya aktivitas pelayanan penerbangan, bandara sekarang sudah menjadi wajah satu negara atau kota.

Banyak negara yang membangun bandaranya dengan tampilan megah dan teknologi terkini yang canggih.

Jangan salah, masih ada negara yang tidak membangun bandara meskipun banyak orang mengunjunginya.

Ini karena bandara membutuhkan lahan luas, sementara negara tersebut terbilang kecil atau sempit.

Baca Juga: Bandara Soekarno-Hatta Raih Penghargaan The Most Recovered Airport in Asia-Pacific, Paling Pulih dari Pandemi COVID-19

1. Monako
Meskipun jadi salah satu negara kecil yang kaya, Monako tidak memiliki bandara.

Luas negara ini tidak lebih dari 6 kilometer persegi. Penduduknya pun kurang dari 40.000 jiwa.

Untuk mencapai Monako, wisatawan harus naik kereta api. Kota terdekatnya Nice, Prancis.

Baca Juga: Daftar Negara yang Paling Susah Mengeluarkan Visa Turis, Ternyata Bukan Negara Eropa Barat, Lho

Altenatif lain menaiki speed boat, kapal laut, atau mobil.

Pemerintah Monako pun bekerja sama dengan Nice untuk memudahkan kedatangan turis, terutama yang kaya.

Pelancong dari golongan ini akan mendarat di Nice dan melanjutkan perjalanan ke Monako dengan helikopter.

Sejumlah bangunan di Monako menyediakan fasilitas helipad.

Baca Juga: Kota-kota Cantik yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan di Eropa Menurut Para Ahli

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: blog.ferrovial.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini