Kabar BUMN - Salah satu pantai di Gunung Kidul, Yogyakarta yang tidak boleh terlewatkan adalah Pantai Ngobaran.
Pasalnya, Pantai Ngobaran berbeda dari pantai-pantai lain, masih memiliki unsur budaya dan agama yang masih kental.
Pantai Ngobaran ini terletak di Desa Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul, DI Yogyakarta.
Baca Juga: 7 Makanan Ringan untuk Berbuka Puasa di Tengah Perjalanan Pulang
Jika ditempuh dari pusat kota Yogyakarta, akan memakan waktu kurang lebih 2 jam dengan jarak tempuh 65 km.
Dilansir KabarBUMN.com dari visitingjogja.jogjaprov.go.id, kata Ngobaran berkaitan dengan sejarah zaman dahulu, kerajaan Majapahit.
Dikisahkan, Raja Brawijaya V yang memimpin Kerajaan Majapahit dipojokkan oleh putranya, Raden Patah yang memimpin Kerajaan Demak.
Sang raja kemudian melarikan diri hingga ke pesisir pantai ini. Karena tidak ingin melawan anaknya sendiri, ia pun melakukan ritual muksa atau pembakaran diri.
Kobaran api tersebut menjadi asal nama "Ngobaran" untuk pantai di Gunung Kidul ini.
Namun, kisah tersebut masih diperdebatkan. Sebab setelah ritual tersebut, tidak ditemukan tulang Raja Brawijaya V melainkan tulang anjing.
Baca Juga: PT DAHANA Terima Kunjungan, Mahasiswa PEP Bandung Kuliah Eksklusif di Kampus DAHANA
Daya tarik lain dari pantai ini adalah nuansa budaya dan agama yang masih kental.
Terdapat prasasti gapura dan patung dewa agama Hindu untuk memperingati Raja Brawijaya V di pantai ini. Di sini juga ada patung Dewa Wisnu yang menghadap ke laut.
Artikel Terkait
Surga Tersembunyi di Karangasem, Pantai Candidasa Jadi Tempat Terbaik untuk Menyaksikan Sunrise dan Sunset
4 Pantai Pasir Hitam di Indonesia, Tampilkan Warna yang Unik dan Eksoktik
Wisata Kebanggaan di Tulungagung, Pantai Pathok Gebang Tawarkan Vibes Ala Private Beach
Populer di Jogja, Pantai Slili Punya Pesona yang Memikat Hati, Akses Mudah dan HTM-nya Cuma Rp10 Ribu Saja
Melihat Eksotisnya Matahari Terbenam di Pantai Sunset Surf Aceh