Aturan Memberikan Uang Tip di Berbagai Belahan Dunia, Ada yang Mengharuskan, Ada yang Justru Menabukannya

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 15 Maret 2024 | 21:30 WIB
Ilustrasi. Pemberian tip tergantung kepada budaya dan etika masing-masing negara atau wilayah. (Pexels/Karolina Grawboska)
Ilustrasi. Pemberian tip tergantung kepada budaya dan etika masing-masing negara atau wilayah. (Pexels/Karolina Grawboska)

Asia Tenggara
Pemberian uang tip sebenarnya bukan tradisi masyarakat Asia Tenggara.

Tetapi sejak 10 tahun terakhir pemberian uang tip mulai dipraktekan, termasuk juga di Indonesia.

Sifatnya sukarela atau tidak wajib. Jumlah pemberikan uang tip antara 5-10% dari total pembayaran.

Baca Juga: Tidak Bisa Sesuka Hati, Ada Etika dan Aturannya Menggunakan Drone Saat Liburan

Timur Tengah
Di beberapa negara Timur Tengah pemberian uang tip sudah masuk dalam total pembayaran.

Jumlah uang tip itu antara 15-20%.

Bahkan di kota kosmopolitan seperti Dubai, setiap sektor jasa selalu menambahkan biaya service sebanyak 10%.

Baca Juga: Etika Sarapan di Hotel, Pahami Konsep Makan di Sini Bersama dan Berbagi dengan Tamu Lainnya

Asia Timur
Negara seperti Jepang, Korea, China dan Taiwan tidak mengenal budaya uang tip.

Bahkan hal tersebut dianggap tabu. Mereka menolak ketika ada yang memberikan uang tip.

Pengecualian buat China, di kota Shanghai dan Beijing, sudah terpengaruh arus westernisasi.

Sejumlah hotel dan restoran berbintang tidak menolak bila ada yang memberikan tip.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: cntraveler.com, westernunion.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini