6. Jangan keseringan mengklakson
Suara yang nyaring dan berisik secara tidak langsung bisa memengaruhi emosi seseorang.
Di saat macet orang cenderung mengklakson tanpa henti.
Alih-alih membuat kendaraan di depan berjalan lebih cepat, Anda malah terbawa emosi.
Gunakan klakson seperlunya. Tidak perlu langsung bereaksi jika kendaraan di depan salah sedikit.
7. Atur jam keberangkatan
Ada jam-jam tertentu di mana jalanan sangat macet dan di jam lain cukup lenggang.
Di bulan puasa, beberapa jam menjelang berbuka sangatlah macet. Sedangkan selewat waktu berbuka, cukup lenggang.
Ada baiknya pulang beberapa menit setelah berbuka. Jalanan sepi dan Anda bisa lebih cepat pulang ke rumah.
Baca Juga: 5 Tips Melakukan Perjalanan Jauh Saat Berpuasa Tanpa Mengganggu Ibadah
8. Ubah pola pikir
Tidak hanya faktor volume kendaraan, kemacetan juga sering karena sikap egois pengemudi.
Ubah cara berpikir saat mengemudi. Tanamkan dalam diri, jalanan bukan milik satu orang. Semua harus berbagi dan sabar.
Jangan sedikit-sedikit mencoba mencari celah untuk melanggar aturan.
Ini justru sering membawa masalah lebih besar.***
Artikel Terkait
5 Pasar Subuh di Jabodetabek, Surganya Berburu Kue Tradisional dan Jajanan Pasar Lainnya
Tempat-tempat yang Menjadi Awal Mula Peradaban Islam di Kairo, Mesir, Bangunannya Masih Dipertahankan Hingga Kini
Masjid-masjid Megah di Eropa, Selain Beribadah Juga Bisa Berwisata ke Sini
Tips Bebas Sakit Perut Setelah Berbuka Puasa, Nomor Satu Awali dengan Minum Air Putih
Mirip Hutan Fangorn di Film The Lord of the Rings, Hutan Trembesi Ini Jadi Tujuan Wisata Alam Favorit di Banyuwangi
6 Jenis Kuliner dengan Bahan Dasar Kurma dari Berbagai Negara