Ko Panyi, Kampung Terapung Muslim Keturunan Jawa di Thailand

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 4 April 2024 | 06:30 WIB
Selain rumah penduduk, desa terapung Ko Panyi sudah dilengkapi dengan pasar, sekolah dan fasilitas umum lain. (tourismthailand.org)
Selain rumah penduduk, desa terapung Ko Panyi sudah dilengkapi dengan pasar, sekolah dan fasilitas umum lain. (tourismthailand.org)

Kabar BUMN - Tidak banyak orang tahu, di Thailand, terdapat satu desa yang mayoritasnya keturunan muslim Jawa.

Desa Ko Panyi atau Koh Panyee terletak di Provinsi Nga, Thailand Utara.

Desa ini berdiri atau tepatnya mengapung di sekitar laut Andaman - di lepas pantai Thailand Selatan.

Baca Juga: Ragam Kuliner Thailand yang Halal, Kelezatannya Tidak Kalah dari yang Non Halal

Perkampungan ini awalnya dibangun tiga nelayan dari Jawa yang datang sekitar 200 tahun lalu.

Secara perlahan dari tiga keluarga kemudian bertambah hingga mencapai 400 keluarga tinggi di sini.

Walaupun keturunan asli Jawa tetapi kebanyakan dari warga Ko Panyi hanya mengerti bahasa Thailand.

Baca Juga: 6 Oleh-oleh Khas Thailand, Dari Produk Perawatan Tubuh Sampai Camilan Ekstrem

Hanya generasi tua yang masih bisa berbahasa Indonesia.

Dengan penduduk mayoritas beragama Islam, sudah tentu di Ko Panyi terdapat masjid.

Di sini berdiri satu masjid besar dengan nama Masjid Darusssalam Ko Panyi.

Baca Juga: Long Weekend Sudah Menjelang, Segera Rencanakan Liburan ke Tempat Wisata Malam di Bangkok, Thailand

Bangunannnya mengingatkan pada bentuk majid di Jawa dengan kubah berwarna kuning.

Saat ini perkampungan ini sudah dilengkapi dengan pasar, sekolah dan fasilitas umum lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: tourismthailand.org

Tags

Artikel Terkait

Terkini