Isi Liburan dengan Belajar Membuat Kerajinan Tangan Khas Indonesia, Lebih Unik dan Berbeda dari yang Lain

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 4 April 2024 | 07:30 WIB
Kegiatan belajar membuat gerabah di Museum Seni Rupa dan Keramik, Jakarta. (rri.co.id )
Kegiatan belajar membuat gerabah di Museum Seni Rupa dan Keramik, Jakarta. (rri.co.id )

Peserta diberikan kain ukuran 40 x 40 sentimeter, lilin dan peralatan untuk membatik.

Pengajar akan memberikan panduan untuk membuat pola batiknya. Biaya workshop Rp40.000.

Baca Juga: Rekomendasi Workshop Seni di Yogyakarta, Liburan Makin Afdal Karena Sambil Belajar Budaya

Selain batik, ada juga workshop membuat jumputan. Biayanya pun sama, Rp40.000.

Museum tekstil berlokasi di jalan KS Tubun no 2-4, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat.

Buka dari Selasa - Minggu dari jam 09.00-15.00 WIB. Tiket masuk Rp5.000 (dewasa) dan Rp2.000 (anak-anak).

Baca Juga: Liburan ke Yogyakarta Naik Transportasi Umum, Rekomendasi Tempat-tempat Wisata yang Bisa Dijangkau Trans Jogja dan Teman Bus

3. Aksesoris perak
Tidak hanya bisa membeli produknya, di Ubud, Bali juga tersedia sejumlah workshop perak.

Salah satu yang bisa dikunjungi WS Art Studio.

Tempat ini menawarkan paket workshop membuat perhiasan dari materi perak seberat 5 gram.

Baca Juga: Belajar Sejarah di Diorama Arsip Jogja, Museum yang Sedang Hits di Kalangan Anak Muda, Tawarkan Audio Visual yang Menarik

Selama tiga jam pengunjung diajarkan tahap pembuatan, mulai dari perak kasar hingga menjadi perhiasan.

Hasil perak yang dibuat bisa dibawa pulang.

Untuk satu kali workshop peserta harus membayar sekitar Rp450.000.

Baca Juga: Jalan-Jalan Sambil Belajar Budaya Sumba di Desa Wisata Tebara

4. Masak nasi liwet
Jika ingin belajar memasak kuliner Solo, bisa datang ke Desa Wisata Baluwarti.

Desa Wisata Baluwarti ini bagian dari kawasan Keraton Kasunan Surakarta Hadiningrat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini