Kabar BUMN - Penduduk Bali dipercaya mayoritas datang dari pulau Jawa sebagai keturunan kerajaan Majapahit.
Masyarakat kerajaan Majapahit ini masuk ke Bali di abad ke-14 dengan tujuan menyelamatkan diri.
Pada saat itu, berkecamuk peperangan antara kerajaan Majapahit dengan kerajaan Islam, Demak.
Baca Juga: 7 Tempat Wisata di Bali yang Paling Banyak Dijadikan Tagar dan Difoto di Instagram
Masyarakat asli Bali sendiri, dikenal dengan Bali Aga, terus hidup berdampingan dengan pendatang.
Disebut Bali Aga karena umumnya kelompok ini tinggal di daerah pegunungan.
Dalam bahasa Kawi, Aga artinya gunung.
Masyarakat Bali Aga memiliki tradisi yang sedikit berbeda dari masyarakat Bali pada umumnya.
Baca Juga: 4 Cokelat Lokal Produksi Bali, Pilihan Baru Jika Ingin Memberi Oleh-oleh dan Memikat Hati Orang
1. Desa Sidatapa
Desa Sidatapa berada di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali.
Salah satu desa tertua di Bali ini didirikan pada tahun 785.
Sejumlah rumah di Desa Sidatapa masih berupa rumah adat kuno yang terbuat dari tanah liat.
Desa Sidatapa punya tradisi ritual Agung Briyang.
Artikel Terkait
Kombinasi Arsitektur Eropa dan Bali di Istana Air Taman Ujung Karangasem yang Jadi Lokasi Favorit Pre Wedding
Hidden Beach di Bali, Pantai Suluban Jadi Destinasi Wisata Favorit Para Pencinta Surfing
Kental Akan Tradisi dan Budaya, 3 Desa Wisata di Bali ini Wajib Kamu Kunjungi
Kanto Lampo Waterfall, Destinasi Wisata di Bali yang Tawarkan Pemandangan Air Terjun Cantik Bak di Negeri Dongeng
Santai di Pantai dengan Gaya yang Lebih Berkelas, Ini Rekomendasi Beach Club di Bali yang Mewah
Pantai Pasut, Hidden Gem di Bali yang Punya Banyak Spot Foto Instagramable, Sunsetnya Seindah Itu!