Menurut masyarakat Jawa, janur adalah singkatan dari kata sejatine nur. Artinya, cahaya sejati.
Dengan kata lain, janur merupakan simbol manusia pada kondisi bersih, suci, dan kembali pada fitrahnya.
Masyarakat Jawa juga percaya janur adalah sarana untuk menolak bala.
Bentuk segi empat
Lantas kenapa bentuk ketupat segi empat? Ini pun ada filosofinya.
Segi empat melambangkan prinsip kiblat papat lima pancer.
Artinya, ke mana pun manusia berjalan, pasti selalu kembali pada Allah SWT.
Baca Juga: Bukan Cuma Ketupat, Berikut 5 Hidangan Khas Betawi yang Wajib Ada Saat Lebaran, Simpan Filosofi Unik
Sedangkan jalinan janur yang rumit itu perlambang segala macam kesalahan yang dilakukan manusia.
Filosofi lainnya, adalah cara membelah ketupat.
Ketika akan dimakan, ketupat dibelah dulu secara horisontal.
Ini mencerminkan kebersihan dan kesucian hati manusia setelah berpuasa dan minta ampun selama bulan Ramadan.***
Artikel Terkait
Refreshing Sejenak di Curug Cikanteh, Wisata Alam Ini Ternyata Tak Terlalu Jauh dari Jakarta, Bisa Jadi Destinasi Usai Lebaran
Punya Goa-goa Eksotis di Bibir Pantai, Tiket Masuk Pantai Goa Langir Banten Cuma Rp10 Ribu, Bisa Jadi Pilihan Destinasi Pasca Lebaran
Lebaran di Jogja, Berikut Rekomendasi 5 Pantai Paling Populer di Gunungkidul yang Cocok untuk Wisata Bersama Keluarga
Serunya Bermain Rainbow Slide di Lawu Green Forest, Destinasi Wisata di Dekat Solo yang Cocok untuk Libur Lebaran Bersama Keluarga
Deretan Pantai-pantai Cantik di Sepanjang Jalur Pantura, Cocok untuk Wisata Bersama Keluarga Saat Mudik Lebaran