Baca Juga: Tumbuhan yang Hanya Tumbuh di Indonesia dan Kini Tergolong Langka
3. Artefak dan barang antik
Tren gaya vintage dan jadul membuat barang-barang antik menjadi souvenir favorit turis.
Hati-hati jangan sembarangan membeli barang antik.
Sejumlah negara mengatur ketat tentang perlindungan warisan budaya.
Baca Juga: Garuda Indonesia Dukung Pengembalian Satwa Dilindungi Kura-kura Rote ke Habitat Aslinya di NTT
Di dalamnya termasuk juga artefak, temuan arkeologi, dan barang antik.
Semua itu tidak bisa sembarang diperjualbelikan.
Hati-hati jangan sampai tertipu dan tergoda untuk membelinya.
Baca Juga: Garuda Indonesia Angkut Komodo ke Labuan Bajo
4. Produk bajakan
Sejumlah negara, terutama negara maju, sangat melarang produk bajakan dan barang dari pasar gelap.
Produk bajakan ini termasuk produk fashion branded palsu atau KW, gadget bajakan, sofware, atau game bajakan.
Walaupun jarang terjadi, bila ketahuan menggunakan produk ini bisa bermasalah dengan pihak kepolisian.
Barang akan disita dan Anda bisa dikenai denda yang besar.
Baca Juga: Perhatikan Sebelum Beli! Cara Bedakan Emas Asli dan Palsu
5. Makanan dari hewan yang dilindungi
Makanan salah satu jenis souvenir yang paling sering dibeli orang.
Jangan membeli makanan dari daging atau hewan yang dilindungi.
Artikel Terkait
Jalan dan Belanja ke Pasar Ben Thanh, Ho Chi Minh City, Surganya Barang Murah dan Oleh-oleh
Belanja Oleh-oleh di Pasar Beringharjo, Pasar Tertua dan Terbesar di Kota Jogja
Oleh-Oleh yang Wajib Dibeli di Labuan Bajo, Jangan Malas Bawanya Karena Ini Susah Dicari di Tempat Lain
6 Oleh-oleh Khas Thailand, Dari Produk Perawatan Tubuh Sampai Camilan Ekstrem
4 Cokelat Lokal Produksi Bali, Pilihan Baru Jika Ingin Memberi Oleh-oleh dan Memikat Hati Orang