Jadilah Turis yang Bertanggung Jawab, Hindari Membeli Souvenir dan Makanan Lezat Ini

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 15 April 2024 | 19:30 WIB
Ilustrasi. Di negara manapun memperjualbelikan gading gajah untuk souvenir dilarang keras! (Pexels/Filip Olsok)
Ilustrasi. Di negara manapun memperjualbelikan gading gajah untuk souvenir dilarang keras! (Pexels/Filip Olsok)

Baca Juga: Tumbuhan yang Hanya Tumbuh di Indonesia dan Kini Tergolong Langka

3. Artefak dan barang antik
Tren gaya vintage dan jadul membuat barang-barang antik menjadi souvenir favorit turis.

Hati-hati jangan sembarangan membeli barang antik.

Sejumlah negara mengatur ketat tentang perlindungan warisan budaya.

Baca Juga: Garuda Indonesia Dukung Pengembalian Satwa Dilindungi Kura-kura Rote ke Habitat Aslinya di NTT

Di dalamnya termasuk juga artefak, temuan arkeologi, dan barang antik.

Semua itu tidak bisa sembarang diperjualbelikan.

Hati-hati jangan sampai tertipu dan tergoda untuk membelinya.

Baca Juga: Garuda Indonesia Angkut Komodo ke Labuan Bajo

4. Produk bajakan
Sejumlah negara, terutama negara maju, sangat melarang produk bajakan dan barang dari pasar gelap.

Produk bajakan ini termasuk produk fashion branded palsu atau KW, gadget bajakan, sofware, atau game bajakan.

Walaupun jarang terjadi, bila ketahuan menggunakan produk ini bisa bermasalah dengan pihak kepolisian.

Barang akan disita dan Anda bisa dikenai denda yang besar.

Baca Juga: Perhatikan Sebelum Beli! Cara Bedakan Emas Asli dan Palsu

5. Makanan dari hewan yang dilindungi
Makanan salah satu jenis souvenir yang paling sering dibeli orang.

Jangan membeli makanan dari daging atau hewan yang dilindungi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: earth-changers.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini