Saat ini rute kereta api dan terowongan sudah lagi tidak beroperasi.
Dulunya di dalam terowongan pun terdapat rel kereta api tetapi sekarang sudah ditutup dengan semen.
Baca Juga: Sehari Jadi Turis di Kampung Turis Pangandaran, Bisa Main di Pantai dan Makan Seafood Sepuasnya
Melubangi bukit batu
Terowongan Juliana dibentuk dengan melubangi bukit batu.
Ukurannya 830 centimeter. Lebar mulut terowongan 400 cm dan tinggi 480 cm.
Bila umumnya terowongan berbentuk lurus maka Terowongan Juliana bentuknya bengkok.
Karena itu juga masyarakat setempat mengenalnya dengan nama Terowongan Bengkok.
Baca Juga: Le Pari, Villa Super Aesthetic View Pantai di Pangandaran, Ada Private Poolnya Juga!
Pada bagian tengah Terowongan Juliana dibuat sedikit membengkok, seperti tikungan.
Dari kejauhan, orang sulit melihat ujung terowongannya dan seperti jalan buntu.
Pada salah satu bagian terowongan dibuat ceruk berbentuk segi empat. Ukurannya 200 cm x 194 cm.
Ceruk ini dibuat untuk tempat petugas kereta api berdiri atau bersembunyi ketika ada kereta api melintasi terowongan.
Baca Juga: Budget Liburan ke Pantai Pangandaran Jawa Barat Bisa Lebih Hemat Lho, Yuk Ikuti Tips-tips Ini!
Bisa dikunjungi masyarakat
Pada masa kemerdekaan, Terowongan Juliana sempat beroperasi sampai tahun 1982, kemudian ditutup.
Tahun 1997 sempat diperbaiki dan difungsikan lagi. Sayangnya karena krismon, tempat ini tidak digunakan.
Artikel Terkait
Jadi Latar Syuting Film Petualangan Sherina 23 Tahun Lalu, Bagaimana Kabar Observatorium Bosscha Kini?
Masih Teringat-ingat Film Petualangan Sherina 2? Kalau Ya, Ini Tempat-tempat yang Muncul di Film. Berangkat!
Kota Kudus, Kota Rokok yang Semakin Termashyur Sejak Dijadikan Lokasi Syuting Gadis Kretek
4 Tempat Wisata di Muntilan Atau Kota M Kalau Merujuk ke Serial Gadis Kretek
Hilangkan Penat di Situ Patenggang Bandung, Lokasi Syuting di Film My Heart