Kabar BUMN - Tidak perlu ke luar negeri untuk belajar budaya negara lain, di Jakarta setiap kedutaan besar menyediakan pusat kebudayaan.
Pusat kebudayaan didirikan untuk memperkenalkan budaya negaranya. Yang paling umum untuk belajar bahasa.
Selain itu, pusat kebudayaan sering pula dilengkapi perpustakaan dengan koleksi buku dan film.
Untuk tempat nongkrong yang unik, bisa menjelajahi sejumlah pusat kebudayaan di Jakarta. Masuknya gratis.
Baca Juga: Dikunjungi CEO Apple Tim Cook, Inilah Museum Wayang Jakarta yang Istimewa Bagi Indonesia dan Dunia
1. Japan Foundation
Di Japan Foundation tersedia banyak koleksi buku dan komik bahasa Jepang.
Ada juga sejumlah buku dalam bahasa Inggris dan Indonesia yang berhubungan dengan Jepang.
Di sini juga banyak mengadakan event budaya dan workshop, seperti kursus ikebana dan menulis kaligrafi.
Lokasinya di Summitmas II lantai 1 -2 , jalan Jendral Sudirman kavling 61-62. Buka Senin-Jumat jam 9.30-16.30 WIB.
Baca Juga: Mengintip Indahnya Pantai Pasir Perawan di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
2. Erasmus Huis Jakarta
Pusat kebudayaan Belanda ini memiliki perpustakaan yang lengkap dan sangat instagramable.
Ada sekitar 15.000 judul buku, jurnal, majalah Indonesia dan Belanda.
Koleksinya lengkap untuk mempelajari sejarah Belanda sejak dulu sampai sekarang.
Erasmus juga sering mengadakan konser musik gratis pemusik dari Belanda dan Eropa.
Artikel Terkait
Jelajahi Kekayaan Budaya Bali, 4 Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi Saat Liburan ke Pulau Dewata
5 Atraksi Budaya yang Unik dari Suku-suku di Indonesia, Cerminan Nilai-nilai Luhur dan Identitas Bangsa
Eksotisme Karnaval Budaya Indonesia yang Memikat Hati Banyak Orang Termasuk Turis Lokal dan Mancanegara
Etika Menyaksikan Pameran Seni dan Budaya di Museum dan Galeri, Ini Bukan Tempat dan Event Sembarang