Baca Juga: Liburan ke Tempat yang Overtourism, Begini Cara Menikmatinya Agar Tidak Stres
3. Stonehenge
Stonehenge salah satu lokasi peninggalan neolitikum di Selatan Inggris.
Setiap tahun terdapat sekitar 1 juta turis mengunjungi batuan yang berumur 5000 tahun ini.
Untuk mengatasi kepadatan jalur jalan di sekitar lokasi, sedang dibangun terowongan bawah tanah.
Namun pembangunan ini juga dikhawatirkan akan merusak konstruksi bukit dan tanah sekitar Stonehenge.
4. Gunung Everest
Usai pandemi COVID-19, jumlah pendaki ke gunung tertinggi dunia ini meningkat tajam.
Diperkirakan sedikitnya 500 orang pendaki yang datang setiap harinya.
Gunung Everest yang cantik kini berubah menjadi kawasan dengan sekitar 12.000 kilogram sampah.
Sampai sekarang persoalan ini masih jadi masalah besar yang belum terselesaikan.
Baca Juga: Jadi Turis yang Bertanggung Jawab dengan Mengurangi Sampah Plastik dan Menjaga Lingkungan
5. Venice
Dikenal sebagai kota romantis, banyak turis datang untuk melihat keindahan kota yang dibangun di atas air ini.
Diperkirakan 30 juta turis datang setiap tahunnya. Ditambah 50.000 orang penduduk setempat.
Dikhawatirkan pondasi kota yang sudah tua ini semakin sulit menahan beban manusia tersebut.
Sejumlah bagian kota dikhawatirkan perlahan akan tenggelam.
Artikel Terkait
Pecinta Buku, Ini Kota-kota Dunia yang Harus Dikunjungi untuk Memuaskan Dahaga Literasi
5 Tempat Wisata Dunia Ini Dianggap Bisa Membawa Keberuntungan, Salah Satunya Ada di Indonesia
Daftar Kota Kecil Tercantik di Seluruh Dunia, Salah Satunya Berada di Indonesia
Alih-alih Mobil Terbang, 4 Kota Paling Futuristik di Dunia Ini Rata-rata Berkonsep Hijau dan Melarang Adanya Mobil di Lingkungannya
6 Bandara Termewah di Dunia, Changi International Airport yang Paling Megah di Asia Tenggara Berada di Urutan Terakhir