Jenis-jenis Sate di Asia Tenggara, di Indonesia Diyakini Penjualnya Sudah Muncul Tahun 1870-an

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 5 Mei 2024 | 07:00 WIB
Satay celup yang populer di Melaka, Malaysia. (visitmelaka.com.my)
Satay celup yang populer di Melaka, Malaysia. (visitmelaka.com.my)

Baca Juga: 5 Jenis Sate di Lombok, Bumbunya Pekat, Pedas, Semuanya Membuat ‘Ngiler’

Untuk menikmatinya, sate setengah matang ini dicelupkan pada panci berisi bumbu kacang yang mendidih.

Tunggu beberapa menit hingga sate matang dan siap dinikmati.

Bumbu satenya mirip dengan bumbu sate kacang tetapi teksturnya lebih encer.

Baca Juga: Nikmatnya Sate Ayam Ponorogo dengan Bumbu Kacang, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Wengker

Satti khas Filipina (sunstar.com.ph)

3. Satti
Di Filipina, sate disebut satti. Ini awalnya populer di Mindanao lalu berkembang jadi menu favorit di Filipina.

Sate di negara ini, tidak hanya menggunakan daging ayam tetapi juga daging babi.

Proses pembuatannya mirip sate Indonesia, hanya bumbu marinasinya yang berbeda

Yakni, menggunakan bubuk curry dan santan sehingga warnanya cenderung orange.

Baca Juga: Mencicipi 6 Sate Khas Berbagai Daerah di Indonesia, Ada yang Terbuat dari Daging Anak Kambing hingga Disajikan dengan Kuah

4. Sate hati kura
Ini sate khas Brunei Darussalam. Namanya hati kura tetapi sate ini tidak terbuat dari daging kura-kura.

Dinamakan demikan karena ukuran kecil. Daging sate hati kura terbuat dari daging kerbau atau sapi.

Baca Juga: Cicipi Sate Unik Ketika Berwisata Ke Kabupaten Karanganyar, Ada Sate Kelinci hingga Sate Landak

Sebelum dibakar daging direbus selama dua jam sehingga menjadi sangat empuk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini