Baca Juga: 5 Jenis Sate di Lombok, Bumbunya Pekat, Pedas, Semuanya Membuat ‘Ngiler’
Untuk menikmatinya, sate setengah matang ini dicelupkan pada panci berisi bumbu kacang yang mendidih.
Tunggu beberapa menit hingga sate matang dan siap dinikmati.
Bumbu satenya mirip dengan bumbu sate kacang tetapi teksturnya lebih encer.
Baca Juga: Nikmatnya Sate Ayam Ponorogo dengan Bumbu Kacang, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Wengker
3. Satti
Di Filipina, sate disebut satti. Ini awalnya populer di Mindanao lalu berkembang jadi menu favorit di Filipina.
Sate di negara ini, tidak hanya menggunakan daging ayam tetapi juga daging babi.
Proses pembuatannya mirip sate Indonesia, hanya bumbu marinasinya yang berbeda
Yakni, menggunakan bubuk curry dan santan sehingga warnanya cenderung orange.
4. Sate hati kura
Ini sate khas Brunei Darussalam. Namanya hati kura tetapi sate ini tidak terbuat dari daging kura-kura.
Dinamakan demikan karena ukuran kecil. Daging sate hati kura terbuat dari daging kerbau atau sapi.
Baca Juga: Cicipi Sate Unik Ketika Berwisata Ke Kabupaten Karanganyar, Ada Sate Kelinci hingga Sate Landak
Sebelum dibakar daging direbus selama dua jam sehingga menjadi sangat empuk.
Artikel Terkait
Perjalanan Naik Kereta Keliling Asia Tenggara, Perlu Dicoba Karena Unik dan Menyenangkan
Daftar Tempat di Asia Tenggara yang Baru Masuk Situs Warisan Dunia UNESCO, Salah Satunya Ada di Yogyakarta
6 Jenis Wayang di Asia Tenggara, Bukti Adanya Hubungan Sejarah Kawasan Ini di Masa Lalu
6 Kota Kecil di Asia Tenggara yang Cocok Jadi Tujuan Liburan di Long Weekend
Kota-kota di Asia Tenggara dengan Nuansa Eropa