Kabar BUMN - Phnom Penh, ibukota Kamboja, menampilkan tata kota yang sangat menarik.
Sebagai bekas koloni Prancis, Phnom Penh kaya akan bangunan dengan arsitektur Eropa.
Dipadu keindahan pagoda di segala penjuru kota dan kemegahan istana di tengah Phnom Penh.
Sebelum menjelajahi kota lain di Kamboja, tidak ada salahnya menjejakkan kaki terlebih dulu di Phnom Penh.
Baca Juga: Lebih Murah dari Thailand dan Vietnam, Ini Perkiraan Biaya Liburan ke Kamboja
1. Tuol Sleng Genocide Museum
Museum ini mengambarkan dengan jelas peristiwa genocide di Kamboja.
Khmer Merah dulu menggunakan bekas bangunan SMP ini untuk Security Prison 21 tahun 1975- 1979.
Diperkirakan ada sekitar 20.000 orang pernah dipenjarakan dan disiksa dengan beragam alat di situ.
Alat-alat itu kini dipajang di museum. Ada pula sisa-sisa tengkorak kepala manusia yang jadi korban penyiksaan.
Baca Juga: Kota-kota di Asia Tenggara dengan Nuansa Eropa
2. The Royal Palace of Cambodia
Kompleks istana kerajaan Kamboja merupakan rumah tinggal Raja Kamboja yang sudah ditempati sejak 1866.
Luasnya sekitar 174. 870 meter per segi dan berlokasi di pinggir sungai.
Arsitekturnya sangat mewakili gaya bangunan khas Khmer yang cantik.
Artikel Terkait
Ada di Kawasan Asia, Ini Rekomendasi Negara dengan Empat Musim untuk Main-main Salju di Akhir Tahun
Deretan Kereta Panoramic di Asia, Perjalanan Pindah Kota Dengan Suguhan Pemandangan Cantik
5 Penginapan Unik di Asia, Mulai dari Kapal Junk sampai Istana dengan Layanan Sebagaimana Kepada Bangsawan
Dibangun di Masa Kolonialisme, 5 Hotel Legendaris di Asia Ini Umurnya Lebih dari 100 tahun
Backpacker Pemula: Packing List Lengkap untuk Perjalanan 1 Minggu di Asia Tenggara