Tips Membeli Hewan Kurban untuk Idul Adha: Begini Cara Memilih Sapi dan Kambing yang Sehat

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 6 Juni 2024 | 11:00 WIB
Pemeriksaan fisik hewan kurban oleh tim Dinas Kesehatan Lumajang, di peternakan UMKM Klanting Mandiri di Kelurahan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (Dok. SIG)
Pemeriksaan fisik hewan kurban oleh tim Dinas Kesehatan Lumajang, di peternakan UMKM Klanting Mandiri di Kelurahan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (Dok. SIG)

Anda bisa meminta rekomendasi dari teman atau keluarga yang berpengalaman atau mencari informasi dari komunitas lokal yang terpercaya.

Baca Juga: Setiap Momen Idul Adha, PT Timah Tbk Konsisten Salurkan Hewan Kurban ke Masyarakat

5. Memeriksa Sertifikat Kesehatan

Beberapa peternak atau penjual menyediakan sertifikat kesehatan yang dikeluarkan oleh dinas terkait.

Sertifikat ini memastikan bahwa hewan tersebut telah diperiksa dan dinyatakan sehat.

Pastikan untuk meminta dan memeriksa sertifikat kesehatan sebelum memutuskan untuk membeli.

Baca Juga: Bertepatan Momen Idul Adha 1444 H, TelkomGroup Salurkan Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia

6. Konsultasi dengan Ahli

Jika Anda kurang yakin dalam memilih hewan kurban, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter hewan atau ahli peternakan.

Mereka dapat membantu memeriksa kondisi hewan dan memberikan saran yang tepat.

Baca Juga: Brantas Energi Distribusikan Hewan Kurban kepada Masyarakat di Sekitar Unit Pembangkit

7. Memilih Waktu yang Tepat

Sebaiknya membeli hewan kurban beberapa hari sebelum hari raya agar Anda memiliki cukup waktu untuk memeriksa dan memastikan kondisi hewan.

Hindari membeli hewan pada saat-saat terakhir karena Anda mungkin tidak memiliki waktu yang cukup untuk memeriksa kesehatannya dengan seksama.

Dengan memperhatikan tips-tips di atas, Anda dapat memastikan bahwa hewan kurban yang dipilih sehat dan sesuai dengan syariat Islam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini