Jelajah Keraton di Pulau Jawa, Tempat Tinggal Keluarga Kerajaan yang Usianya Sudah Ratusan Tahun

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 7 Juni 2024 | 08:30 WIB
Keraton Yogyakarta, bagian dari sumbu filosofi Yogyakarta. (seasia.com)
Keraton Yogyakarta, bagian dari sumbu filosofi Yogyakarta. (seasia.com)

Kabar BUMN - Jauh sebelum terbentuknya Republik Indonesia bahkan nusantara, kawasan ini terdiri dari banyak kerajaan.

Kebanyakan kerajaan terpusatkan di keraton yang menjadi tempat penguasa memerintah dan tinggal.

Penguasa kerajaan ini bisa jadi sudah tidak memerintah lagi sekarang, tetapi tetap tinggal di keraton.

Terlepas dari kegunaannya untuk tempat tinggal keluarga raja, sebagian kecil keraton terbuka untuk umum.

Baca Juga: Bukti Kekayaan Alam Nusantara, Ketahui 6 Taman Nasional di Indonesia yang Ditetapkan Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO

1. Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat
Keraton yang lebih dikenal dengan nama Keraton Yogyakarta ini paling terkenal dan banyak dikunjungi turis.

Berlokasi di tengah kota Yogyakarta, luas Keraton Yogyakarta sekitar 144 hektare.

Terdiri atas benteng Baluwarti, alun-alun Lor, alun-alun Kidul, gapura Gladak, dan kompleks Masjid Gedhe Yogyakarta.

Khusus bangunan keratonnya sendiri luasnya sekitar 13 hektare.

Baca Juga: Keraton Yogyakarta dan PLN EPI Terapkan Green Deflation, Libatkan 5 000 Petani Untuk Ekonomi Hijau

Bangunan ini didirikan pada tahun 1755 oleh Sri Sultan Hamengkubuwana I setelah Perjanjian Giyanti.

Selain tempat tinggal Sultan, ada bagian keraton yang berfungsi sebagai museum.

Di tempat ini tersimpan koleksi kesultanan, termasuk pemberian raja-raja Eropa, replika pusaka keraton, dan gamelan.

Di kompleks keraton pun kadang digelar sejumlah acara budaya yang terbuka untuk umum.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini